I'm Anggie
Nothing But Anything
Black Green Blue Red Gold
RSS
  • Home PageHome
  • About Me
  • Social Media 2.0 & Elsewhere

Sinkronisasi Kontak Ponsel dengan Google Contacts

Information Technology 13 Comments »

Kontak pada ponsel memang berharga, dia tentunya digunakan untuk menyimpan sekumpulan nomor telepon kerabat di ponsel. Saya masih ingat, dulu saya selalu menyimpan seluruh kontak di SIM Card, jika ganti ponsel, kontak yang ada di SIM Card dapat dibaca pada ponsel yang baru, simpel dan efisien. Disamping itu, backup kontak pada PC sangat dianjurkan, untuk mencegah resiko hilangnya ponsel yang berakibat hilangnya seluruh data pada ponsel.

Sekarang, teknologi Cloud Computing sudah merambah pada ponsel(atau menjadi smartphone), kita dapat menyimpan kontak di server, dan dapat diakses di mana saja selama perangkat tersebut memiliki akses ke Internet. Gadget hilang? Tidak masalah, kontak kita tidak akan hilang, :) selain itu kita juga dapat sinkronisasi kontak antara ponsel satu dengan ponsel lainnya. Berikut ini akan saya jelaskan cara Sinkronisasi Kontak dengan Google Contacts di tiga device(Blackberry OS, Android, dan iOS)

Read the rest of this entry »


August 23rd, 2012  



Toshiba NB 520

Information Technology 13 Comments »

Disclaimer: Tulisan yang saya buat kali ini bukan merupakan paid review, ataupun sejenisnya :p

 

Hampir 2 tahun notebook saya Acer Aspire Timeline 3810T menemani kemana saya pergi. Mulai dari rumah, berangkat ke kampus, ke emol, sampai ke rumah lagi, komputer jinjing kesayangan saya itu selalu ada di tas saya hampir setiap hari saya gunakan.

Sayangnya makin kesini, saya makin bragajulan alias sok sibuk, barang bawaan saya kian bertambah, dulu di tas saya hanya ada laptop dan beberapa buku dan alat tulis saja, sekarang di tas saya sudah ada beberapa barang dimulai dari laptop, sekumpulan buku tulis, buku cerita, bahkan kamus yang setebal dosa ada di tas saya. Tentunya menambah berat dosa bawaan yang saya pikul.

Maka dari itulah, saya mempertimbangkan untuk membeli benda yang namanya netbook. Sejatinya, saya tidak mencari netbook yang macem-macem, yang penting bisa ngetik, sedikit coding, dan presentasi. Oia, ketahanan batere juga merupakan prioritas utama, mengingat wilayah tempat saya menimba ilmu sering byar pet.

Pilih sana pilih sini akhirnya jatuhlah pilihan saya kepada netbook biru imut nan lucu Toshiba NB 520.

 

 

Menurut yang jual, netbook kecil ini bisa bertahan sampai 10 jam, setelah saya coba, netbook ini bisa bertahan 7-8 jam untuk penggunaan word processing, dan presentation, dalam kondisi Wifi tidak aktif. Untuk penggunaan browsing, chatting dan streaming netbook ini bisa bertahan 6-7 jam, yang cukup boros adalah saat aktivitas browsing menggunakan modem EV-DO saya, komputer ini hanya mampu bertahan 5 jam lebih dikit :( tapi menurut saya masih dalam tahap wajar. Prosesor yang digunakan adalah Intel Atom N2800 Duwal Core 1.86GHz dengan RAM 2GB. Sayangnya proses booting terasa agak lama :(

Layar dari netbook ini sudah menggunakan teknologi LED 10.1 dengan resolusi 1024×600. Cukup jernih dan cerah walau saya kadang harus menggulung layar sana sini saat browsing.

Netbook ini juga tidak berat, hanya 1 koma sekian kilo, tentunya tanpa piranti optikal. Port yang tersedia cukup standar, seperti USB 3 biji, VGA Out, Ethernet, Card Reader, jack stereo, dan Kengsington Lock, kalau-kalau anda mau gembok netbook ini di parkiran sepeda ;)

Oia, yang hebat dari notebook ini adalah fasilitas Sleep and Charge, fasilitas ini memungkinkan kita melakukan charging peralatan kita yang berbasis USB melalui port USB netbook ini walau dalam kondisi netbook mati. Tinggal hubungkan peralatan yang akan dicharge ke port USB sebelah kiri, dan walla, perangkat itu akan menghisap batere netbook dan melakukan aktivitas charging. Selain itu, ada juga fasilitas Sleep and Music, fasilitas ini memungkinkan kita dapat menggunakan speaker harman/kardon yang ada di netbook untuk digunakan sebagai ‘speaker eksternal’ perangkat lain, tentunya bisa digunakan walau dalam kondisi netbook mati ;), tinggal hubungkan iPod atau MP3 player ke jack audio saja :)

Kekurangan? Tentu ada ;) hal yang sedikit saya kurang suka adalah tata letak keyboard dan speakernya, tombol “~” berada di samping tombol “alt” membuat saya sering salah pencet saat hendak menekan kombinasi “alt+xxx” dan posisi speaker ada tepat dimana tangan kita mendarat saat melakukan aktivitas mengetik, itu membuat suara yang keluar dari speaker tertahan tangan, dan satu lagi, yang ini sebenarnya  saya tidak suka dari OS-nya Windows 7 Starter.. Tidak bisa ganti wallpaper :(

 

Sisanya netbook ini pas buat menemani saya jalan-jalan kesana kemari ;) dan netbook ini bisa ditebus seharga sekitar US$ 320


June 1st, 2012  



KTP… E

Linguistik 6 Comments »

Para pengunjung, sudah ada yang tahu apa itu e-KTP atau KTP Elektronik? Kalu belum, silahkan caritahu informasinya di Google. Kalau kata aku sih, KTP Elektronik itu tidak ubahnya KTP biasa, hanya ditambah informasi biometrik dari pemegang KTP tersebut, dan ada microchip seperti di beberapa kartu kredit(dan bahkan beberapa kartu debit terbaru sudah menggunakan chip), selanjutnya aku juga belum tahu, karena sampai saat ini kota dimana tempat aku tinggal belum ada migrasi ke KTP berjenis elektronik ini :(

ada tulisan ini aku tidak mau banyak-banyak menceritakan soal teknisnya, cuma ingin sedikit berceloteh soal penamaan kartu identitas berbasis elektronik ini, pertanyaan yang ada di benak saya, kenapa namanya e-KTP?

Read the rest of this entry »


March 1st, 2012  



Selamat Ulang Tahun

Sekedar Tulisan 1 Comment »

Dengan ini saya mengucapkan “Selamat Ulang Tahun” untuk siapapun yang pernah lahir di tanggal 29 Februari, tanggal yang hanya ada 4 tahun sekali.

Semoga diberikan yang terbaik olehNya. Dengan tidak lupa memberikan jatah traktiran kepada saya

Btw, saya sendiri baru sadar kalau ini postingan tanggal 29 Februari pertama dalam blog ini. :D


February 29th, 2012  



Bermain dengan nDrive 11 di Samsung Galaxy Y

Information Technology, Sekedar Tulisan 23 Comments »

Well, saya katanya orang Bandung, tapi, saya memiliki kelemahan yang memalukan bagi orang Bandung, yaitu tidak hafal dengan jalanan yang ada di Bandung, entah mengapa. Contohnya, beberapa hari yang lalu saya berangkat dari rumah hendak ke daerah Salman, ITB, sialnya saya menyempatkan diri untuk muter-muter dulu di daerah Pasteur, bertanya sana dan sini, hingga 3 jam kemudian akhirnya saya berada di jalan yang benar :D

Nah, orang ndeso seperti saya ini butuh perangkat yang namanya GPS, tapi, namanya mahasiswa bragajulan, mencari device GPS yang murah(sukur-sukur gratis), akhirnya saya memberdayakan ponsel Android mumer bin asbun saya, Samsung Galaxy Y yang sudah memiliki hardware GPS terintegrasi dan aplikasi pemandu jalan nDrive 11.

Aplikasi nDrive for Android ini bisa kita beli dengan harga EUR 29.99 lengkap dengan peta Indonesia dan Filipina, berhubung orang Indonesia banyak akal, saya bisa mendapatkan aplikasi ini lengkap dengan peta Indonesia, Singapore, dan Malaysia seharga cendol dan rate, thanks gan :))

 

 

 

 

 

Kalau kita perhatikan, interface dari nDrive ini cukup user friendly, semua icon dibuat dalam ukuran besar(berguna untuk menghindari kesalahan tap), dan menu dibuat sangat lengkap namun sederhana, saya sendiri bahkan dapat mengoperasikan aplikasi ini cukup dengan satu tangan(kecuali mengetik) saat mengemudi dengan kecepatan sangat rendah.

 

 

 

 

 

Sama seperti device GPS lainnya, nDrive ini bisa memandu kita sampai ke tempat tujuan, ciamiknya, beberapa lokasi g403L penting di Bandung sudah ada dalam peta yang berukuran 100MB ini, dan rutenya bisa kita pilih, ada 3 pilihan, fastest, shortest, dan pedestrian mode. Sayangnya, dalam kondisi jalan di Bandung, ketiga pilihan ini tidak ada bedanya :p

Oia, secara default, panduan yang diberikan aplikasi ini diucapkan oleh mbak-mbak dalam Bahasa Inggris, tidak seperti device GPS yang lain, aplikasi ini tidak begitu cerewet, memang, dia mengingatkan beberapa ratus meter sebelumnya jika rute yang ditempuh mengharuskan kita berbelok ke arah tertentu, tapi, jika kita melanggar rute yang dia berikan, dia hanya diam sambil melakukan “recalculating”, sesekali menyuruh kita memutar balik :))

Bagaimana dengan penempatannya? Sebenarnya banyak yang jual dudukannya, tapi berhubung saya males beli terlalu kreatif, awalnya saya simpan di panel speedometer seperti ini

 

 

 

 

 

 

 

 

Sayangnya, penggunaan hardware GPS terlalu lama membuat ponsel saya mengeluarkan panas yang berlebih, hingga akhirnya saya pindahkan ke panel dashboard seperti ini

 

 

 

 

 

 

 

 

Lumayan, dengan bantuan AC, ponsel ga terlalu panas :)


December 7th, 2011  
Tags: Galaxy Y, GPS, nDrive, Samsung



Bintang Iklan Merangkap Bos

Sekedar Tulisan 14 Comments »

Suatu hari saat saya dan Ridu jalan-jalan keliling kota Jakarta, kami melihat sebuah billboard yang berisi iklan produk ponsel TiPhone, dan Ridu bertanya,

“Siapa sih engkoh-engkoh yang di-iklan itu? Tiap iklan ponsel ini dia pasti selalu ada “

Saya saat itu yang masih belum tahu siapa dia hanya menjawab dengan polosnya “entahlah..”

 

Kurang lebih seperti ini iklannya(versi koran)

Ya, engkoh-engkoh ini adalah Hengky Setiawan, pria berusisia 49 tahun ini adalah pemilik TelesindoShop sekaligus Presiden Direktur dari Tiphone, dan satu-satunya pemilik mobil antik 1951 Mercedes Benz  220 Cabriolet B ;)

Apa yang unik dari beliau? Beliau adalah bintang iklan produk Tiphone, hampir di semua media(baik billboard, koran, hingga poster pada toko ponsel) beliau-lah bintang iklannya. Ya, dengan pakaian yang sopan, sambili menggenggam ponsel yang beliau iklankan,tentunya dengan senyum yang terlihat ramah seolah-olah beliau berkata “Belilah ponsel saya” . Di beberapa iklan ponsel Tiphone sempat terlihat adanya model lain tapi tetap selalu ada Pak Hengky ini disampingnya ;)

Ini sangat berbanding terbalik dengan beberapa ponsel lokal/cina yang sangat disayangkan menggunakan model perempuan berbaju minimalis :(

Tapi overall saya salut dengan gaya iklan seperti ini ;)

 

PS:

Foto diambil dari posterous-nya Paman Tyo


October 21st, 2011  
Tags: Hengky, Setiawan, Tiphone



Advan LT-1470 LED PC & TV Monitor

Information Technology 14 Comments »

Jadi begini….
Hari minggu saya berangkat ke BEC untuk membeli aksesoris ponsel seperti handsfree dan charger, setelah mendapatkan kedua barang itu, saya jalan-jalan menuju tempat komputer, hitung-hitung cuci mata melihat perkembangan komputer ;) . Lihat sana lihat sini mata saya tertuju pada sebuah LED Monitor 14″ besutan Advan, ternyata barang yang saya lihat adalah Advan LT-1470 LED PC & TV Monitor, monitor yang dapat difungsikan sebagai Analog TV dan AV Input. Sebenarnya, saya belum begitu perlu dengan yang namanya LED Monitor, karena saya sudah memiliki TV, dan LCD 13.3″ yang menempel di notebook sudah cukup memadai untuk kegiatan sehari-hari seperti word processing, coding, nonton film, dan merambah dunia maya. Tapi ndilalahnya, barang lokal ini sedang ada diskon sehingga secara tidak sengaja kartu kredit tergesek di merchant dan saya membawa pulang barang ini :))

Read the rest of this entry »


October 18th, 2011  
Tags: advan, LED, LT-1470, monitor



Gramatika dalam Bahasa Hongaria — Pengenalan dan Nomina

Linguistik, Sekedar Tulisan 15 Comments »

Catatan: Berhubung postingan ini bagi sebagian orang memabukkan, maka saya akan tulis dengan bahasa se-santai-santainya, tidak memakai bahasa formal seperti postingan sebelumnya, okeh?

Jadi begini..

Beberapa bulan saya sempat mencoba belajar(kembali) bahasa Hongaria, kenapa? kok tertarik? Ya, karena kebiasaan saya yang tertarik dengan bahasa yang cukup “aneh” bagi sebagian orang di Indonesia.

Dan kesimpulan saya setelah belajar bahasa hongaria(magyar) adalah,

Read the rest of this entry »


October 6th, 2011  
Tags: hungarian, language, languages, magyar



RIP Steve Jobs (1955-2011)

Apple 6 Comments »

Diambil dari situs resmi Apple Inc, 6 Oktober 2011 7:10AM GMT +7

Karya dan kreativitasmu akan selalu kami kenang. Terima kasih telah membuat dunia kami berwarna dengan produk yang telah engkau hasilkan.

RIP Steve Jobs(24 Februari 1955 – 5 Oktober 2011)

 

 


October 6th, 2011  
Tags: #RIPSteveJobs



Premium, bensin untuk mereka yang tidak mampu, siapa?

Opini, Otomotif, Sekedar Tulisan 12 Comments »

Premium hanya untuk golongan tidak mampu

Pernah lihat tulisan diatas? Atau pernah lihat spanduk di SPBU Pertamina dengan nada yang sama ? Ya, itu semua adalah propaganda Pertamina yang secara halus menggiring masyarakat untuk berpindah menggunakan BBM-Non Subsidi(Pertamax, Pertamax+).

Ya, kali ini saya ingin berbicara mengenai bensin subsidi dan non subsidi.

Tentunya anda sudah mengerti seperti apa BBM bersubsidi dan non subsidi itu kan? Sepertinya pemerintah kita ini mulai membatasi penggunaan BBM bersubsidi karena dinilai belum tepat sasaran, untuk statement ini saya masih setuju, tinggal bagaimana solusinya? Pemerintah tampaknya sudah memutar otak, hingga akhirnya keluar beberapa wacana, berikut beberapa wacana tersebut

Sepeda motor wajib menggunakan BBM Non Subsidi, wacana ini sudah lama, dan tidak berhasil dikarenakan banyak pengguna sepeda motor merasa keberatan dengan harga BBM non subsidi yang bisa dibilang dua kali lipat BBM bersubsidi. Yasudah :)

Ada lagi, Mobil diatas tahun 2005 tidak boleh pake premium, berarti untuk mobil yang dibawah tahun 2005 boleh pake premium, alasannya pemilik mobil diatas tahun 2005 sanggup beli pertamax, itu teorinya, kenyataannya, masih banyak mobil diatas tahun 2005 terutama mobil sejuta umat masih menggunakan premium kok, karena mayoritas dari mereka harus menabung lebih untuk membayar cicilan kendaraanya :p terlebih lagi tipikal kendaraan keluarga Indonesia “Bisa muat banyak, isi bensin, injek gas, langsung maju“. Oke, wacana yang ini juga dikatakan tidak berhasil.

Bahkan sempat ada kasus beberapa kendaraan yang Fuel Pump-nya jebol karena penggunaan BBM bersubsidi itu, siapa yang disalahkan? Silahkan Googling itu berita lama kok :D

Sampai akhirnya keluarlah spanduk sakti di setiap SPBU bertuliskan “Premium untuk Golongan Tidak Mampu,” :D yang jadi masalahnya, Siapa yang tidak mampu itu? Siapa yang menjadi kaum dhuafa dalam kasus ini? Seperti apa golongan tidak mampu itu? Rancu juga menentukan si “mampu” dan “tidak mampu” itu

Oke, katakanlah, BBM bersubsidi ini diperuntukan untuk angkutan umum dan sepeda motor, kenapa tidak dibuat saja SPBU khusus untuk kendaraan umum dan sepeda motor saja? Mobil pribadi dan lainnya, silakan gunakan SPBU biasa yang hanya menjual BBM Non Subsidi.

Atau kenapa tidak sekalian hilangkan saja yang namanya Subsidi BBM, alihkan ke sektor lain, pendidikan misalnya? Walau yang ini saya masih pesimis, Subsidi BBM hilang, pendidikan masih mahal, jalanan masih rusak.

Selamat Datang di Indonesia, negara dimana terdapat bensin orang kaya dan bensin orang miskin :D


August 24th, 2011  
Tags: BBM, bensin, pemerintah, pertamina, subsidi



Previous Entries
  • Calendar

    May 2013
    M T W T F S S
    « Aug    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  
  • Archive

  • Friends

    • Adham Somantrie
    • Ahmad Fauzi Ridwan
    • Anggun Adi P
    • Atrix
    • Elys Welt
    • Lady Joanne Tjahyana
    • Muhammad Riza Alifi
    • Novita Laksminingtyas
    • Raffaell Sanzio
    • Retno Ika Safitri
    • Ridho YP
    • Siteous
    • Анастасия Иванова
  • Twitter

  • Sponsored by:

Categories
  • Apple
  • Curhat
  • Diary
  • Information Technology
  • Linguistik
  • Networking
  • Opini
  • Otomotif
  • Sekedar Tulisan
  • Tips
  • русский
  • фольклор
About Me

Anggie Sukarno, known as "ByteWalker", a freelance writer, programmer, Network Engineer, and sometimes become a social media junker.

--

Copyright © 2013 I'm Anggie All Rights Reserved XHTML CSS 2007 Pvatmaya S B