#LearnRussian 2: Belajar Bahasa Rusia – Alfabet dan Cara Pengucapan

Alfabet Rusia

Huruf Cara Baca Contoh Pelafalan
А а A A dalam Anak
Б б B  B dalam Bebek
В в Ve V dalam Vespa / Voice
Г г Ge G dalam Garam
Д д D D dalam Dadang
Е е Ye Ye dalam Yellow (Inggris)
Ё ё Yo / Io Yo dalam Yoyo
Ж ж Zhe Zhe dalam Zhivago
З з Z Z dalam Zebra
И и I I dalam Ikan
Й й Yi Yi dalam Priyayi
К к K K dalam Kacang
Л л L L dalam Lihat
М м M  M dalam Makan
Н н N N dalam Nikah
О о O O dalam Ombak
П п P P dalam Pantai
Р р R R dalam Raja
С с S S dalam Sinta
Т т T T dalam Tikus
У у U U dalam Ukraina
Ф ф F / Ef F dalam Filet
Х х Kh / Ha Kh dalam Ikhtisar (mirip خ dalam huruf Hijaiyah)
Ц ц Tse Tse dalam Boots (Inggris)
Ч ч Che Ch dalam Chinta (dengan aksen Cinta Laura)
Ш ш Sha Sha dalam Charlotte (Inggris/Perancis)
Щ щ Scha SCH dalam Bosch (Jerman)
Ъ ъ Simbol keras
Ы ы Eu Eu dalam Euis (Sunda)
Ь ь Simbol lunak
Э э E É dalam éntog
Ю ю Yu Yu dalam You (Inggris)
Я я Ya Ya dalam Yayasan

Huruf Ь dalam bahasa Rusia disebut dengan мянгкий знак (soft sign), tidak dibaca tetapi jika ada huruf konsonan yang berakhir dengan tanda Ь maka dibaca lebih halus. Demikian pula dengan Ъ dalam bahasa Rusia disebut dengan твёрдый знак (hard sign), juga tidak dibaca tetapi jika ada huruf konsonan yang berakhir dengan tanda Ъ, maka dibaca lebih keras.

Contoh:

Пальто (mantel) = Disini huruf “л” dibaca lebih lembut.

съесть (makan) = Disini huruf “с” dibaca lebih keras.

 

 

#LearnRussian 1: Belajar Bahasa Rusia – Latar Belakang dan Pendahuluan

Bahasa Rusia adalah bahasa resmi di Rusia, Belarus, Kazakhstan, dan Kirgistan. Bahasa ini juga dipakai di beberapa negara Eropa Timur, negara-negara Baltik dan Asia tengah. Bahasa Rusia ini adalah bahasa dengan penutur terbanyak di Eropa, dengan 144 juta penutur di Rusia, Ukraina,dan Belarus. Bahasa Rusia juga merupakan bahasa resmi dari PBB.

Lanjutkan membaca #LearnRussian 1: Belajar Bahasa Rusia – Latar Belakang dan Pendahuluan

Triskaidekafobia

Saat masih berada di Rusia, saya beserta kolega saya yang kebetulan orang Amerika pernah menginap di sebuah apartemen yang kami sewa di bilangan St. Petersburg, setelah semua urusan booking beres, kami berangkat menuju gedung apartemen tersebut, buka pintu gerbang, masuk lift dan saya menekan angka 13, karena memang apartemen yang kami sewa berada di lantai 13. Saya yang adem-adem ayem menunggu lift sampai di lantai 13, kolega saya mulai ketar ketir, muncul keringat dingin (padahal saat itu musim dingin), mulai baca-baca doa dan berakhir dengan tidak mau masuk ke apartemen tersebut. Sudah pasti dia mengidap triskaidekafobia.

Lanjutkan membaca Triskaidekafobia

Jokowi dan Game of Thrones

Pagi ini, saat baru saja sampai kantor dan mulai bersiap untuk facebook-an bekerja, kolega saya menyapa saya “Goedemorgen, Game of Thrones!” (Selamat pagi, Game of Thrones!). Saya tahu kalau itu ucapan selamat pagi, saya juga tahu apa itu Game of Thrones walau saya akui tidak pernah menonton serial tersebut, jadi saya hanya senyum basa basi saja menanggapi kolega saya tersebut. Karena dia bingung dengan reaksi saya yang biasa-biasa saja, dia langsung mengirimkan saya tautan berita  dari NRC dalam bahasa Belanda yang berjudul ‘Wanhopig positief’ zijn in een wereld vol bedreigingen (‘Berpikir positif’ dalam dunia yang penuh ancaman).

Lanjutkan membaca Jokowi dan Game of Thrones

Cara Bayar Tagihan FirstMedia dan Bolt Home Menggunakan Kartu Kredit via DOKU

Saya adalah pelanggan FirstMedia dan Bolt Home, kedua ISP ini saya pakai untuk memperlancar komunikasi dan silaturrahmi antara saya dengan keluarga.

Karena saya berlangganan kedua ISP tersebut, maka ada konsekuensinya yaitu saya harus membayar kedua tagihan tersebut. Sebenarnya cukup mudah untuk membayarnya, kita dapat membayar di ATM, transfer, hingga menggunakan jasa Alfamart, tapi akan sulit untuk mereka yang tidak tinggal di Indonesia, ada fasilitas autodebit credit card, saya harus datang ke bank penerbit kartu kredit, sedangkan saya tidak punya kartu kredit terbitan bank di Indonesia.

Lanjutkan membaca Cara Bayar Tagihan FirstMedia dan Bolt Home Menggunakan Kartu Kredit via DOKU

IPv6 Ready

Akhirnya, berkat bantuan Cloudflare, blog ini sudah IPv6 ready, alias memiliki DNS IPv6 tersendiri, ya walaupun web server aslinya tidak (belum) memiliki alamat IPv6.

Sebenarnya hal ini tidak terlalu penting, mengingat di Indonesia IPv6 belum terkenal, pengunjung dari Indonesia masih menggunakan IPv4, berbeda dengan di Eropa, beberapa free WiFi sudah implementasi IPv6, walaupun mereka tetap punya routing ke IPv4.

Lanjutkan membaca IPv6 Ready

Santun vs To The Point

Setiap bangsa memiliki budaya yang berbeda-beda. Ada bangsa yang berbicara secara sopan dan lemah lembut, ada juga yang tegas dan to the point, ada yang perlu “pembukaan” dalam menjelaskan sesuatu, ada juga yang langsung ke topik yang diinginkan.

Perlu diingat, bahwa ketika kita ingin menyampaikan pesan, yang perlu kita perhatikan adalah budaya si penerima pesan tersebut, jika kita salah menyampaikannya, maka pesanpun tidak sampai.

Lanjutkan membaca Santun vs To The Point