Arsip Kategori: Catatan

Cara mudah Kirim Uang Dari Rusia ke Indonesia

Sebelumnya, mengirim uang ke Indonesia dari Rusia adalah hal yang cukup sulit. Di Rusia tidak mengenal yang namanya nomor rekening, yang ada adalah nomor kartu, ya, nomor kartu 16 digit yang tertera di kartu Anda, sedangkan di Indonesia menganut sistem Account number atau biasa disebut nomor rekening.

Tapi menggunakan Sberonline dari Sberbank Rusia dan Jenius Indonesia, kita bisa transfer uang dari Rusia ke Indonesia, caranya cukup mudah:

Buka aplikasi SberOnline, pilih menu перевод, masukkan 16 digit nomor m-card Jenius, lalu jumlah uang yang akan ditransfer, secara otomatis sistem akan membaca kartu tujuan (Indonesia), nama pemegang dan akan terkena biaya admin 1%, contohnya saya kirim 10,000 rubel maka biaya admin yang dikenakan adalah 100 rubel, total yang harus saya bayar adalah 10,100 rubel.

Lalu setelah itu tekan перевести, maka akan muncul halaman berikut.

Menurut aplikasi proses transfer memakan waktu kurang lebih 30 menit, tapi ajaibnya, kurang dari satu menit Jenius saya memberitahu bahwa ada uang masuk.

Saat dibuka info detailnya, dijelaskan saya menerima uang sebesar 10,000 rubel dengan kurs 1 rubel = IDR 184, sehingga uang yang saya terima adalah IDR 1,837,547. Oia, kurs yang digunakan adalah kurs saat transaksi.

Liebster Award

Cukup terkejut saat saya mendapatkan Liebster Award dari Matriphe a.k.a Zam. Liebster Award ini adalah penghargaan dari blogger untuk blogger lainnya yang dianggap layak untuk dikunjungi.

Sebenarnya ini bukan hal baru bagi para blogger, saya sudah pernah mengerjakan award seperti ini 12 tahun yang lalu. Namanya dulu bukan Liebster Award tapi secara aturan kurang lebih sama, berikut aturannya:

  1. Berterima kasih kepada pemberi penghargaan.
  2. Jelaskan fakta tentang diri sendiri dan 3 artikel favorit.
  3. Jawab 11 pertanyaan dari pemberi penghargaan.
  4. Berikan penghargaan ini kepada 11 blogger.
  5. Berikan 11 pertanyaan kepada blogger yang menerima penghargaan.
  6. Beritahu 11 blogger yang menerima penghargaan.
Lanjutkan membaca Liebster Award

Efek Panik Dari Virus Corona di Belanda

Seperti yang sudah saya ceritakan di post sebelumnya bahwa saya menanggapi isu Corona ini dengan waspada tapi tidak panik, awal-awal virus Corona ditandai dengan habisnya stok hand sanitizer dan masker di beberapa toko dan apotek, bagi saya ini tidak jadi masalah, di kantor sudah disediakan hand sanitizer dan saya memang punya kebiasaan selalu mencuci tangan di rumah, masker pun saya bisa dapatkan hasil dari nodong teman yang kebetulan bekerja di tattoo workshop.

Bahkan pagi hari saya sempat mampir ke HEMA dan melihat stok hand sanitizer yang cukup banyak, walau harganya 2 kali lipat lebih mahal – tapi tersedia, juga membalas cuitan dari Zam bahwa stok tisu toilet yang aman di sini. Semua terlihat aman-aman saja.

Ternyata saya salah.

Lanjutkan membaca Efek Panik Dari Virus Corona di Belanda

Driving in Indonesia with foreign license

You can drive in Indonesia with your International Driving Permit from your home country along with your home license as long as you’re a tourist visa holder.

If you drive in Indonesia, you should bring your IDP + your home license and car registration with you, you can get International Driving License from automobile associations in your home country for example AAA in the US, ANWB in the Netherlands and NAF in Norway.

Notice: Indonesia isn’t part of the 1949 Geneva Convention on Road Traffic, you aren’t allowed to drive with only your home driving license. Driving in Indonesia with only your home driving license considered illegal.

Only foreigners with KITAS or KITAP holder can apply for Indonesian driving license, converting from your local license to Indonesian license is not possible.

Minimum age required for driving a car and motorcycle in Indonesia is 17 years old (25-26 years old for rent a car).

For driving a motorcycle or scooter in Indonesia, you need A category endorsed on your International Driving Permit and for driving a car not exceeding 3500kg  having not more than 8 passenger seats with a trailer up to 750kg you need B category endorsed on your International Driving Permit. Driving scooter in Indonesia with only B category license considered illegal.

However, if you are holder of driving license issued by ASEAN member states (Brunei Darussalam, Cambodia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philippines, Singapore, Thailand and Vietnam) you can drive with only your home driving license as long as you’re on temporary visa – such as tourist visa.