Arsip Kategori: Catatan

Efek Panik Dari Virus Corona di Belanda

Seperti yang sudah saya ceritakan di post sebelumnya bahwa saya menanggapi isu Corona ini dengan waspada tapi tidak panik, awal-awal virus Corona ditandai dengan habisnya stok hand sanitizer dan masker di beberapa toko dan apotek, bagi saya ini tidak jadi masalah, di kantor sudah disediakan hand sanitizer dan saya memang punya kebiasaan selalu mencuci tangan di rumah, masker pun saya bisa dapatkan hasil dari nodong teman yang kebetulan bekerja di tattoo workshop.

Bahkan pagi hari saya sempat mampir ke HEMA dan melihat stok hand sanitizer yang cukup banyak, walau harganya 2 kali lipat lebih mahal – tapi tersedia, juga membalas cuitan dari Zam bahwa stok tisu toilet yang aman di sini. Semua terlihat aman-aman saja.

Ternyata saya salah.

Lanjutkan membaca Efek Panik Dari Virus Corona di Belanda

Driving in Indonesia with foreign license

You can drive in Indonesia with your International Driving Permit from your home country along with your home license as long as you’re a tourist visa holder.

If you drive in Indonesia, you should bring your IDP + your home license and car registration with you, you can get International Driving License from automobile associations in your home country for example AAA in the US, ANWB in the Netherlands and NAF in Norway.

Notice: Indonesia isn’t part of the 1949 Geneva Convention on Road Traffic, you aren’t allowed to drive with only your home driving license. Driving in Indonesia with only your home driving license considered illegal.

Only foreigners with KITAS or KITAP holder can apply for Indonesian driving license, converting from your local license to Indonesian license is not possible.

Minimum age required for driving a car and motorcycle in Indonesia is 17 years old (25-26 years old for rent a car).

For driving a motorcycle or scooter in Indonesia, you need A category endorsed on your International Driving Permit and for driving a car not exceeding 3500kg  having not more than 8 passenger seats with a trailer up to 750kg you need B category endorsed on your International Driving Permit. Driving scooter in Indonesia with only B category license considered illegal.

However, if you are holder of driving license issued by ASEAN member states (Brunei Darussalam, Cambodia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philippines, Singapore, Thailand and Vietnam) you can drive with only your home driving license as long as you’re on temporary visa – such as tourist visa.

RIP: Bacharuddin Jusuf Habibie (1936-2019)

Telah berpulang ke Rahmatullah, Bacharuddin Jusuf Habibie hari ini, 11 September 2019 pukul 6.05p di RSPAD, Jakarta. Beliau adalah Presiden ke-3 RI, bapak Teknologi Indonesia, dan beliau adalah salah satu sosok yang saya idolakan.

Selamat jalan, Eyang Habibie! Thank you for all your dedications to our beloved country.

 

 

We’ll always remember you.

 

Rumus Kalkulasi Watt ke kWh

Bagaimana cara konversi tenaga listrik dalam satuan watt ke kilowatt-hour (kWh)? Jawabannya adalah tidak bisa, karena watt dan kilowatt-hour mewakili kuantiti/jumlah yang berbeda, tapi Anda bisa kalkulasi watt ke kilowatt-hour dengan menggunakan rumus yang akan dijelaskan di bawah.

Rumus kalkulasi watt ke kilowatt-hour

Energi (E) dalam kilowatt-hour (kWh) sama dengan tenaga(P) dalam watt (W), dikalikan waktu (P) dalam jam (hour), dibagi 1000:

E(kWh) = P(W)× t(hr) / 1000

Kilowatt-hour = watt x jam / 1000

Atau :

kWh = W × hr / 1000

Contoh:

Saya membeli setrika, dengan tenaga 2500 watt, berapa kWh konsumsi energi setrika tersebut jika dijalankan dalam waktu 1 jam? Berikut rumusnya:

E = 2500W x 1 / 1000 = 2,5 kWh

Berarti konsumsi energi setrika tersebut sebesar 2,5 kWh, lalu setrika tersebut saya bawa ke Indonesia, berapa biaya yang harus saya bayar? Tinggal dikalikan saja dengan biaya (C) TDL di Indonesia sebesar Rp 1467,28 / kWh, berikut perhitungannya:

E = 2,5 kWh x C=1467,28 = Rp 3.668,2

Jadi saya harus membayar biaya listrik sebesar kurang lebih Rp 3.668,2 untuk satu jam saya menyetrika pakaian.

Tapi perlu diingat:

  1. Kenapa saya katakan kurang lebih? Perkiraan ini tidak pasti karena setrika memiliki thermostat yang akan mematikan setrika saat sudah mencapai titik panas yang ditentukan, sama seperti AC dan kulkas, jadi hitungan konsumsi energinya tidak akan real satu jam sekalipun waktu saya menyetrika pakaian adalah selama satu jam.
  2. Semua hitungan ini hanya di atas kertas, setrika tersebut tidak bisa dipasang di rumah saya di Indonesia, karena batas daya di rumah hanya sampai 1.300VA, jadi kalau setrika tersebut saya pasang ya listrik di rumah langsung njepret.

Panduan Konversi Kategori SIM Indonesia ke SIM Internasional

Setelah saya posting mengenai list negara-negara dimana SIM Internasional Indonesia berlaku, banyak yang kirim e-mail ke saya tentang serba-serbi SIM Internasional ataupun validasi sim domestik Indonesia di negara lain, yang tidak mungkin bisa saya jawab sepenuhnya karena saya belum pernah mengunjungi semua negara, dan sekalipun saya kunjungi suatu negara, saya tidak selalu menyetir, karena itu opsi yang paling mahal. Tapi ada pertanyaan yang cukup menarik, seperti:

  • Kenapa saat saya buat SIM Internasional untuk mobil, dari SIM A kok jadi SIM B di SIM Internasional?
  • Saya bikin SIM Internasional untuk motor kok kategori di SIM Internasional jadi SIM A?
  • Saya pengen bawa heavy truck di Amerika, pakainya SIM Kategori apa?
  • Saya pengen kaya keluarga Halilintar yang bisa sewa mobil bus tapi kategori apa yang diperlukan supaya bisa nyetir bis/van di luar negeri?

Sebenarnya beberapa pertanyaan tersebut bisa dijawab hanya dengan melihat SIM Internasional kalian, semua penjelasan-nya ada di situ.

Tapi ya sudah daripada saya jawab satu-satu, lebih baik saya jelaskan ulang di sini, itu juga kalau kalian mau baca :p

Lanjutkan membaca Panduan Konversi Kategori SIM Indonesia ke SIM Internasional