Arsip Kategori: Catatan

Panduan Konversi Kategori SIM Indonesia ke SIM Internasional

Setelah saya posting mengenai list negara-negara dimana SIM Internasional Indonesia berlaku, banyak yang kirim e-mail ke saya tentang serba-serbi SIM Internasional ataupun validasi sim domestik Indonesia di negara lain, yang tidak mungkin bisa saya jawab sepenuhnya karena saya belum pernah mengunjungi semua negara, dan sekalipun saya kunjungi suatu negara, saya tidak selalu menyetir, karena itu opsi yang paling mahal. Tapi ada pertanyaan yang cukup menarik, seperti:

  • Kenapa saat saya buat SIM Internasional untuk mobil, dari SIM A kok jadi SIM B di SIM Internasional?
  • Saya bikin SIM Internasional untuk motor kok kategori di SIM Internasional jadi SIM A?
  • Saya pengen bawa heavy truck di Amerika, pakainya SIM Kategori apa?
  • Saya pengen kaya keluarga Halilintar yang bisa sewa mobil bus tapi kategori apa yang diperlukan supaya bisa nyetir bis/van di luar negeri?

Sebenarnya beberapa pertanyaan tersebut bisa dijawab hanya dengan melihat SIM Internasional kalian, semua penjelasan-nya ada di situ.

Tapi ya sudah daripada saya jawab satu-satu, lebih baik saya jelaskan ulang di sini, itu juga kalau kalian mau baca :p

Lanjutkan membaca Panduan Konversi Kategori SIM Indonesia ke SIM Internasional

First Impression: Chernobyl – TV Mini Series

Source: IMDb

Akhirnya saya selesai nonton mini-serial Chernobyl, awalnya saya tidak tertarik dengan film ini, alasannya: 1) Tidak ada waktu, 2) Tidak ada HBO di rumah, 3) Saya kurang tertarik dengan film Amerika yang menceritakan tentang Rusia.

Tapi akhirnya saya menyempatkan diri untuk  menonton film ini disela-sela waktu istirahat saya. Oia, film ini berbahasa Inggris, dan berikut pendapat saya:

Lanjutkan membaca First Impression: Chernobyl – TV Mini Series

Tips Menggunakan Kartu Debit Indonesia di Luar Negeri – 2019

source: https://www.yourmoney.com/credit-cards-loans/watch-charges-using-debit-credit-cards-abroad/

Jika anda adalah seorang traveller ataupun nomad yang berasal dari Indonesia. Travelling menggunakan kartu debit terbitan Indonesia adalah cara paling mudah, hemat, dan efisien.

Ya, tentunya money changer banyak tersedia di banyak bandara, sesaat setelah keluar dari bandara, Anda akan menemukan banyak tempat penukaran uang. Tapi jangan salah, beberapa diantaranya selalu memberikan exchange fees (sekitar $10/penukaran), atau terdapat biaya komisi yang “diselipkan” di nilai tukarnya (biasanya terdapat di money changer yang menawarkan no commissions).

Lanjutkan membaca Tips Menggunakan Kartu Debit Indonesia di Luar Negeri – 2019

Cara Bayar Tagihan FirstMedia dan Bolt Home Menggunakan Kartu Kredit via DOKU

Saya adalah pelanggan FirstMedia dan Bolt Home, kedua ISP ini saya pakai untuk memperlancar komunikasi dan silaturrahmi antara saya dengan keluarga.

Karena saya berlangganan kedua ISP tersebut, maka ada konsekuensinya yaitu saya harus membayar kedua tagihan tersebut. Sebenarnya cukup mudah untuk membayarnya, kita dapat membayar di ATM, transfer, hingga menggunakan jasa Alfamart, tapi akan sulit untuk mereka yang tidak tinggal di Indonesia, ada fasilitas autodebit credit card, saya harus datang ke bank penerbit kartu kredit, sedangkan saya tidak punya kartu kredit terbitan bank di Indonesia.

Lanjutkan membaca Cara Bayar Tagihan FirstMedia dan Bolt Home Menggunakan Kartu Kredit via DOKU

Aturan Menyalakan Lampu Besar Pada Siang Hari di Eropa

Aturan menyalakan lampu besar di siang hari merupakan kewajiban di beberapa negara di Eropa, tidak cuma motor, tapi wajib bagi mobil dan kendaraan lainnya, fungsi utama menyalakan lampu besar(dipped headlights) ini adalah meningkatkan “keberadaan” kendaraan tersebut bagi para pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.

Tapi di negara mana saja kita perlu menyalakan lampu besar di siang hari? Saya akan jelaskan dalam bentuk peta, negara dengan warna merah mewajibkan penggunaan lampu besar, sedangkan negara negara dengan warna biru tidak mewajibkan penggunaan lampu besar.

Catatan: Untuk sepeda motor, lampu besar wajib dinyalakan pada siang hari untuk seluruh negara di Eropa.

Bagaimana dengan dendanya? Tentunya besaran denda berbeda di tiap negara dan saya hanya menuliskan negara yang pernah saya kunjungi(dengan mobil) saja, sisanya mungkin anda bisa menambahkan(atau mengoreksi).

Negara

Menyalakan lampu besar di siang hari

Besaran Denda Tilang

Catatan

Belanda Tidak wajib
Belarus Tidak wajib Diwajibkan jika kendaraan membawa trailer.
Belgia Tidak wajib
Denmark Wajib DKK 500 (€ 68)
Estonia Wajib Sampai dengan € 200 Denda maksimal untuk kendaraan dengan plat asing.
Finlandia Wajib € 50
Hungaria Wajib Mulai dari HUF 10,000 (€  32.20)
Inggris Tidak wajib
Jerman Tidak wajib Hanya direkomendasikan.
Latvia Wajib € 7
Lithuania Wajib Sampai dengan € 86
Norwegia Wajib Mulai dari NOK 2,000 ( € 208.66) :evil:
Perancis Tidak wajib Hanya direkomendasikan.
Polandia Wajib PLN 200 (€  47.98)
Republik Ceko Wajib CZK 2,000 (€ 78.95)
Rusia Wajib RUB 500 (€ 6.62)
Swedia Wajib Mulai dari SEK 400 (€ 38.59)
Swiss Wajib CHF 40 (€ 33.40)
Turki Tidak wajib

Estonia, Latvia dan Lithuania merupakan negara yang berdekatan, bahkan jika berkendara dari Rusia ke Belanda tiga negara tersebut akan terlewati, tapi besaran denda tentunya berbeda, Estonia menerapkan denda paling tinggi terutama bagi plat asing, khususnya plat Rusia karena mereka keki banget dengan Rusia.

Inggris dan Perancis hanya merekomendasikan penggunaan lampu besar di siang hari, jika anda tidak menyalakan lampu besar, biasanya akan di-setop polisi untuk menyalakan lampu besar, tidak ada denda yang harus dibayar, sejauh ini saya juga tidak pernah di-omelin.

Alasan saya menulis ini adalah karena saya baru saja kena tilang di Norwegia karena lupa menghidupkan lampu besar, dan saya diharuskan membayar sebesar NOK 2,000 atau sekitar 3,5 juta Rupiah :( :cry:

Tapi jika kendaraan anda sudah memiliki fasilitas daylight running lights, maka anda tidak perlu menyalakan lampu besar. Satu lagi, menyalakan foglamp atau lampu kecil selain lampu besar(dipped headlights) itu dilarang dan akan tetap kena denda.

So, untuk kalian yang ingin jalan-jalan di Eropa pakai kendaraan, jangan lupa periksa aturan negara setempat, jangan sampai kena tilang hanya karena masalah lampu :lol:

Etika dan Aturan Bersepeda di Amsterdam

Belanda merupakan salah satu negara yang kecil tapi overpopulated, bisa kita rasakan saat melakukan perjalanan antar kota, minimnya lahan parkir dan jalanan yang relatif sempit, maka dari itu sepeda merupakan transportasi yang paling cepat dan efisien, hampir setiap orang Belanda memiliki satu sepeda, bahkan di beberapa kota sepeda memiliki jalur tersendiri (atau bergabung dengan jalur utama tapi memiliki marka dan warna jalan tersendiri), beberapa jalur sepeda ini ada yang satu arah ada juga yang dua arah. Tapi apakah mudah mengendarai sepeda di Belanda? Berikut saya jelaskan etika dan aturan bersepeda di Amsterdam, kenapa Amsterdam? Karena di kota ini saya tinggal dan apa yang saya tulis semua atas dasar pengalaman pribadi, jika ada yang ingin menambahkan atau mengoreksi, silahkan ;)

Lanjutkan membaca Etika dan Aturan Bersepeda di Amsterdam

Perbedaan Holland, the Netherlands dan Hal-hal Lainnya

Note: Penjelasan ini cukup ribet, dan bisa jadi membosankan. I’ve warned you :D

Peta Belanda

Pada postingan ini kita akan membahas tempat dimana bunga tulip tumbuh, kincir angin berputar, prostitusi legal, orang sarapan dengan roti+cokelat, dan tempat dimana laut dikeringkan.

Ya, kita sekarang akan membahas tentang Holland. Tapi sayangnya, daerah yang akan kita bahas ini namanya bukan Holland.

Nama yang benar untuk daerah yang akan kita bahas ini adalah the Netherlands.

Menurut sejarahnya sendiri, daerah ini sudah sering berganti nama sejak ratusan tahun yang lalu, seperti The Dutch Republic (1581-1795), The United States of Belgium (1790), dan The Kingdom of Hollande (1806-1810).

Negeri Belanda(the Netherlands) sendiri terdiri dari 12 provinsi, yaitu:

  1. Groningen
  2. Drenthe
  3. Overijssel
  4. Gelderland
  5. Limburg
  6. North Brabant
  7. Zeeland
  8. Friesland
  9. Flevoland
  10. Utrech
  11. North Holland
  12. South Holland

So, karena 2 provinsi terakhir inilah yang membuat Negeri Belanda(the Netherlands) disebut dengan Holland, kenapa? Karena populasi Negeri Belanda  terbanyak ada di kedua provinsi itu dan kota besar seperti Amsterdam dan Keukenhof terletak di salah satu provinsi tersebut. Sampai-sampai situs resmi pariwisata negeri belanda diberi nama holland.com agar lebih friendly karena secara SEO kata “holland” lebih banyak dicari.

Orang yang tinggal di daerah Holland (North & South) disebut dengan Hollanders. Tapi, semua penduduk Belanda disebut dengan Dutch.

Jadi kesimpulanya adalah:

  1. Nama negaranya adalah the Netherlands (Negeri Belanda).
  2. Orangnya disebut dengan Dutch (orang belanda).
  3. Bahasa yang digunakan adalah Dutch (Bahasa Belanda).
  4. Tidak ada negara yang namanya Holland, tapi ada dua provinsi yang bernama South Holland dan North Holland di Negeri Belanda.

Sampai disini mengerti? Kalau iya, mari kita bahas lebih lanjut.

Lanjutkan membaca Perbedaan Holland, the Netherlands dan Hal-hal Lainnya

Di Negara Mana SIM Internasional Indonesia Berlaku?

SIM Internasional Indonesia

Jadi, saat saya pulang kampung kemarin, saya menyempatkan diri untuk perpanjang semua dokumen yang diperlukan, termasuk Surat Izin Mengemudi. Ya, dokumen yang biasa kalian nembak 500-800ribu ini termasuk vital untuk saya, kenapa? Karena SIM Indonesia berlaku juga di luar negeri :)

Lanjutkan membaca Di Negara Mana SIM Internasional Indonesia Berlaku?

Tisu dan Teko di Toilet

Di Indonesia, tepatnya di beberapa rumah makan (biasanya rumah makan padang) mereka menyediakan tisu untuk beberapa keperluan seperti membersihkan alat makan, hingga membersihkan mulut, bagi kita yang lama tinggal di negeri sendiri tentunya tidak asing, namun, bagi orang asing yang berkunjung ke Indonesia dan melihat tisu tersebut, mereka akan merasa aneh, risih, bahkan jijik, mengapa? Tentunya kalian mengerti seperti apa bentuk tisu tersebut

Lanjutkan membaca Tisu dan Teko di Toilet