Semua tulisan dari Anggie

The administrator and owner of this blog :)

Repair Database RPM yang corrupt

Terkadang yang cukup menjengkelkan adalah database RPM mengalami corrupt. Cukup menjengkelkan karena masalah ini kita tidak bisa install, upgrade, atau hapus program menggunakan RPM Command atau YUM, bahkan terkadang sistem hang :( (baru saja saya mengalami ini).

Saya lupa cara menangani ini, hingga akhirnya saya membuka kembali catatan SMA dan catatan kuliah, dan ketemu.. Saya coba tulis di blog agar lebih mudah diingat dan sekalian berbagi dengan yang lain :)

Lanjutkan membaca Repair Database RPM yang corrupt →

2 Jam Di Perjalanan

+6281723839xx 7:30PM

Anggie, jangan lupa ke kampus DU besok, temenin Eka cari informasi mengenai SMUP

Begitulah bunyi SMS yang dikirim oleh tante saya, beliau minta agar menemani anaknya Eka mencari tahu informasi mengenai SMUP, sebenarnya saya agak males, tapi apa boleh buat,  saya juga sedikit jenuh jadi babu coding, pagi hari sekitar jam 6 saya langsung berangkat dari rumah menggunakan motor.

Perjalanan dari Bumi Adipura menuju Jalan Sukarno Hatta cukup lancar, saya masih bisa berjalan hingga 60KM/jam. Sialnya, mulai mendekati kawasan Metro Indah Mall, macet mulai mendera, mobil diam, motor merayap sangat pelan, aah, sudah biasa kan? Tapi kenapa ini terasa lebih lama?

Lanjutkan membaca 2 Jam Di Perjalanan →

Selamat Menempuh Ujian Nasional

..Bagi teman-teman SMA kelas 3 yang sedang merayakannya melaksanakannya

Saya masih ingat 2 tahun lalu juga sempat merasakan nikmatnya ketar ketir tentang Ujian Nasional ini, memang ini suatu hal yang cukup menakutkan bagi siswa-siswa SMA tingkat akhir, dan alhamdulillah, saya akhirnya lulus  dari seragam putih abu-abu.

Saya doakan semoga kalian semua lulus :D

Lanjutkan membaca Selamat Menempuh Ujian Nasional →

Ketika Sang Malaikat Maut Lewat

10:40PM Seperti biasa saya tidak bisa tidur karena masih banyak yang harus dikerjakan, di depan komputer saya melihat tumpukan kode-kode PHP dan sekumpulan database, table, dan lain-lain. Tak terasa tubuh terasa lelah karena dipaksa untuk tidak beristirahat.

Karena lelah yang amat sangat, saya membuat kopi dan menaruhnya di samping laptop saya, saat sedang rehat, sayup-sayup terdengar suara yang sepertinya dari pengeras suara mesjid,

Innalillahiwainnaillahi Roji’un.. Telah berpulang ke Rahmatullah …. di jalan … Pada jam 22 lebih 50 menit, semoga amal ibadah beliau diterima di sisiNya

Saya sedikit merenung, dan ikut berdoa, kemudian, saya baru bisa berpikir di tengah kelelahan itu, bahwa orang yang meninggal berada tepat di belakang rumah saya.

Entah mengapa saya merasakan keringat dingin yang luar biasa, dan tanpa sengaja cangkir berisi kopi tadi tumpah tepat di hadapan saya, dan entah mengapa aliran listrik ke laptop saya tiba-tiba terputus sehingga membuat laptop saya berpindah ke mode battery.

Ketika saya mencoba membersihkan tumpahan kopi, kembali saya merasakan keringat dingin yang sepertinya tak wajar.

Saya mengerti, mungkin malaikat maut baru saja lewat di hadapan saya, dan mungkin hendak mencabut nyawa saya juga, tapi mungkin niat itu diurungkan oleh beliau karena suatu sebab, mungkin dia enggan mencabut nyawa saya yang bergelimang oleh dosa seperti noda kopi yang mengotori seluruh meja kerja dan lantai kamar saya, atau beliau masih memberikan saya kesempatan hidup, entah sampai kapan. Saya yakin suatu saat beliau akan menjemput saya kelak.

Ya Allah, jika sudah saatnya, saya siap dipanggil olehMu, walau begitu saya tidak ingin masuk neraka yang begitu panas, dan saya belum pantas untuk menikmati surga yang Engkau berikan.


Bahasa dan Tingkat Prestise Seseorang

Senin, 14 Maret 2011

Seperti biasa, setiap hari saya selalu berangkat dari Jatinangor menuju Dipati Ukur untuk menuntut ilmu pasti, tentunya sangat melelahkan mengingat perjalanan dari Jatinangor(Kabupaten Sumedang) menuju Dipati Ukur(Bandung Kota) memakan waktu kurang lebih 1.5 – 2 jam, terasa lelah juga mengemudi ditengah kemacetan Kota Bandung, dan akhirnya saya mulai terasa lapar, dan mulailah saya mencari tempat makan.

Akhirnya saya bertemu juga dengan Warung Steak yang letaknya di pinggir jalan di sekitaran Taman Citarum, menurut beberapa teman-teman yang kost di sekitaran itu, walau letaknya di pinggir jalan dan hanya ditutupi “tenda biru” tapi rasa steak tersebut lumayan enak dan tidak bikin kantong jebol, oke, cukuplah untuk mahasiswa :) . Akhirnya saya memarkirkan Classy Pro kesayangan, dan masuk ke warung tersebut.

Lanjutkan membaca Bahasa dan Tingkat Prestise Seseorang →

Bermain Dengan Mesin Pencari Google

Bagi para sebagian besar pengguna Internet pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Google, dulu Google ini adalah sebuah search engine, sekarang layanan yang diberikan Google tidak hanya search engine, ada GMail, YouTube, Google Buzz, Picasa, dan lain-lain.

Oke, kembali ke Google Search Engine, seperti yang kita tahu, fungsi Google Search Engine ini adalah untuk mencari apapun yang ada di Internet, lalu bagaimana cara menggunakannya? Cukup tinggal ketik saja di kolomnya apa yang kita butuhkan, beres kan?

Belum cukup beres, ternyata masih ada susunan kata dan sintaks yang dapat kita lakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, lalu bagaimana caranya? Mari kita bahas satu-satu

Bermain dengan susunan kata

Penyusunan kata dalam mencari informasi juga sangat penting, setiap susunan memiliki hasil yang berbeda-beda, contohnya jika anda mencari menggunakan kata yang berulang, maka hasil yang akan anda peroleh akan sama saja ketika kata tersebut hanya dituliskan tidak berulang. Lain halnya jika penulisannya menggunakan ekspresi tambahan,  masalahnya, ekspresi tambahan itu apa? Mari kita coba bahas satu-satu

  • Spasi(space) oleh Google akan diartikan sebagai “dan”(and), so, jika anda ingin mencari artikel atau dokumen yang mengandung kata Notebook dan Acer, anda cukup menuliskan “Notebook Acer”.
  • OR(atau) oleh Google akan diartikan sesuai dengan namanya “atau”, jika anda ingin mencari artikel atau dokumen yang mengandung salah satu kata “BlueRay” atau “DVD”, tulislah “Blueray or DVD”
  • “-“(minus) akan diartikan menjadi tidak termasuk, contohnya jika anda ingin mencari artikel tentang “iMac” tanpa ingin memasukan kata “Mac” didalamnya, maka tulislah “iMac -mac”
  • Jika anda ingin melakukan pencarian terhadap satu kalimat utuh, silahkan gunakan tanda petik(“). Contohnya silahkan ketik “Anggie Sukarno” jika ingin mencari tentang Anggie Sukarno, atau “Tifatul Sembiring” jika ingin mencari tentang siapa itu Tifatul Sembiring.
  • Dan satu lagi, beberapa kata tidak akan dianggap oleh Google, kata apakah itu? Contohnya adalah “You”, “I”, “and”, “a”, “of”, dan sebagainya, jika anda ingin artikel tersebut tetap dihitung, gunakanlah tanda “+”(plus)

Berikut adalah susunan kata yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan hasil pencarian yang lebih akurat, ada lagi? Ya, Sintak, kita dapat menggunakan sintak untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, mari kita coba bahas beberapa diantaranya

  • ‘intitle:’ digunakan untuk membatasi pencarian hanya pada judul atau nama web saja
  • ‘inurl:’ digunakan untuk membatasi pencarian pada alamat web saja
  • ‘intext:’ digunakan untuk mencari pencarian hanya pada dokumen teks saja
  • ‘site:’ bagian ini yang sering saya gunakan, ini digunakan untuk membatasi pencarian hanya pada satu situs tertentu saja.
  • ‘link:’ bagian ini juga sering saya gunakan, ini digunakan untuk pencarian halaman web yang memiliki link yang akan dicari.
  • ‘related:’ digunakan untuk mencari data yang saling berhubungan
  • ‘filetype:’ digunakan untuk membatasi tipe file yang akan dicari

Beberapa sintaks ini juga dapat digabungkan dalam satu pencarian, misalnya kita dapat gunakan sintak “filetype:mp3 site:anggiemaya.net D’bagindaz” untuk mencari lagu tersembunyi dalam site anggiemaya.net :syaiton:

Oke, cukup sekian dulu informasi yang tidak berguna bagi yang sudah tahu dan cukup berguna bagi yang belum tahu, Terima kasih :p

Revitalisasi Bahasa atau Mati?

Secara tidak sadar bangsa kita telah rapuh oleh bahasa, meskipun konstitusi atau hukum telah mengaturnya. Pelatihan bahasa-bahasa asing semakin banyak di berbagai tempat, adalah indikasi kerapuhan itu. Bahkan, institusi pendidikan yang seharusnya menjaga keutuhan bahasa Indonesia justru membuka peluang kerapuhan bahasa Indonesia.

Indikasi lain adalah peningkatan hasil produk-produk(komoditi) yang semakin bervariasi. Lembaga-lembaga terkait, seperti balai bahasa belum mengeluarkan kebijakan yang dapat mengontrol tata cara penamaan pada suatu produk. Produk-produk(komoditi) terus meningkat, sementara penamaan produk tersebut masih menggunakan bahasa Inggris. Hal ini memiliki motif ekonomi yang bersifat ekonomi liberal, sehingga tata cara penamaan produk pun tidak dapat diatur.

Bila kesadaran dan kerapuhan bahasa tidak dinamis, bahasa Indonesia kemungkinan terbesar akan menjadi korban keganasan bahasa Internasional(bahasa Inggris). Tujuan pemuda yang melakukan sumpah pemuda 1928 pun tidak mendapatkan generasi penerus perjuangan. Fatalnya, bahasa Indonesia hanya menjadi bahan museum. Kepribadian bangsa dalam menjaga keutuhan bangsa pun akan ikut rapuh, maka makna sumpah pemuda tidak lagi berarti karena tidak mampu menjaga tanah air sendiri.

Bahasa bukan komoditi tetapi suatu alat pengikat individu dalam suatu wujud sosial. Namun, ironisnya bahasa telah menjadi nilai jual. Lembaga-lembaga bahasa asing menawarkan jasanya kepada calon konsumen, pada tahap inilah bahasa merupakan komoditi.

Semakin tinggi kesadaran berbahasa, khususnya bahasa bangsa sendiri maka semakin kokoh suatu bangsa, sejarah telah membuktikan, terjadinya sumpah pemuda adalah awal masyarakat Indonesia mengikat perbedaan-perbedaan suku bangsa, yang kemudian secara sah di atur dalam konstitusi pada tahun 1945.

Kondisi bahasa yang semakin rapuh diakibatkan arus globalisasi, sehingga rekonstruksi pola pikir pemuda pun mengacu pada situasi global dan berdampak pada ketidaksadaran berbahasa bangsa sendiri. Dalam hal ini pemuda telah membunuh bangsanya sendiri. Pemuda dalam situasi globalisasi justru berprioritas pada teknologi dan pengalamannya yang dibentuk oleh situasi global tersebut.

Kerapuhan bahasa yang berdampak pada keutuhan bangsa diakibatkan ekonomi liberal yang dianut oleh bangsa Indonesia, maka solusi pertama adalah mengkonter pelaku-pelaku ekonomi yang menghasilkan produk dalam bentuk peraturan(tata cara penamaan produk) yang berorientasi pada khaidah-khaidah bahasa Indonesia. Lembaga-lembaga terkait sudah seharusnya memperhatikan kondisi ini. Dan, peran pemuda bangsa adalah penutur bahasa bangsa sebagai wujud penandigannya. Sebab, dengan menjaga keutuhan bahasa berarti pemuda telah melakukan satu tahapan menjaga keutuhan sejarah Indonesia.

Dalam situasi seperti ini, pemuda Indonesia harus berorientasi pada penggunaan bahasa Indonesia sebab institusi pendidikan pun tidak dapat diharapkan. Satu-satunya harapan penerus dan penjaga keutuhan bahasa bangsa dalam memaknai sumpah pemuda ada pada jiwa pemuda itu sendiri.

Anggie Sukarno

Macet saat mudik + Kendaraan Plat B diluar daerah

Salah satu keunikan tersendiri dalam menikmati tradisi mudik adalah Macet. Sudah menjadi rutinitas setiap lebaran, banyak orang-orang yang kembali ke kampung halamannya untuk bersilaturahmi, dan hampir setiap perjalanan mudik selau diwarnai dengan yang namanya kemacetan. Bagi warga Jakarta itu mungkin sudah biasa :p

Yang unik kali ini adalah saat saya mudik berkunjung ke Yogyakarta, ada banyak sekali kendaraan dengan Plat B, termasuk saya. Sekumpulan kendaraan plat B tersebut memenuhi jalanan di Yogyakarta sehingga menimbulkan kemacetan, saya coba iseng menghubungi beberapa saudara di Bandung, Semarang dan Purwokerto, mereka pun mengalami hal yang sama, dimana di kota tersebut sekumpulan kendaraan dengan plat B memenuhi jalanan dan menimbulkan kemacetan. Bagaimana dengan di Jakarta sendiri? Sepi :))

Saya sedikit merenung, Sebagian kendaraan di Jakarta jika berpencar ke berbagai daerah saja bisa membuat daerah tersebut sangat ramai dan penuh, dan bagaimana jika sekumpulan kendaraan tersebut kembali ke Ibukota ? Tidak perlu saya jawab rasanya anda sudah mengerti :D

Mobile Blogging

Posted from  S 7° 36.1582′ E 109° 20.4365′ (ditengah hutan ga tau dimana :p )