Activate the On Screen Keyboard in Mac OS X

On Screen Keyboard is a powerful tool for screencasters. And Mac OS X has built in On Screen Keyboard Application, This tutorial will show you how to turn on this feature.

To Turn on the On Screen Keyboard:

  • Go to System Preferences.
  • Click “International” Icons

  • Go to the Input Menu tab
  • Select your keyboard layout if you want to install additional language and keyboard layouts
  • Click Show input menu in menu bar checkbox, you should have an flag icon(depends on language you’ve selected) and then click Keyboard Viewer

.

  • you should see a keyboard viewer on your desktop that displays whatever your press on your keyboard.

You can make alias of this Keyboard Viewer, and put it in your /Application folder. Simply, just move the Application KeyboardViewerServer.app located in:

/System/Library/Components/KeyboardViewer.component/Contents/SharedSupport/

Paste it in your /Application folder(or wherever you like) and give it a nice icon ;) .

—Anggie Sukarno

Back to the 90’s

Minggu pagi, di tahun 90-an…

Harus bela-belain bangun pagi buat nonton Power Rangers jam 9…

Tunggu, Jam 8 nonton Doraemon dulu, jangan lupa Detective Conan.

Untuk anak perempuan, Sailor Moon? sailor Venus? Mars? Jupiter? Tuxedo bertopeng? Blah..Blah..Blah..

Ultraman di SCTV?

Kalau ada tetangga punya Nitendo, pasti maen bareng-bareng :D , Street Fighter? Kalau bukan Nitendo.. Sega? Mortal Kombat? Ya… Atau Super Nitendo? Dengan lagu MIDI Khas Nitendo :P

Tiap minggu pasti beli majalah Bobo, Biasanya dapet bonus, kalau ga buku notes, poster, atau biji bunga matahari :P

Backstreet boys? Top banget deh kalau denger ni lagu :D

Gak dibolehin pelihara anjing, bisa pake Tamagochi. Walau ujung-ujungnya mati terus :P

Sesame Street dgn Big Bird, Elmo, & Kermit? atau Kura2 Ninja? Remember?

Dulu, bisa dibilang keren kalau pake sepatu yang ada lampunya, begitu diinjak lampu kelap-kelip bermunculan :))

Oke, besok tidak lupa untuk pinjam LaserDisc beserta playernya ke rental

Sssssttttt……. Jangan ganggu deh, mama lagi nonton Tersanjung

Tamiya, Hot Wheels, Mobil Remote Control(Masih pake wired, belum wireless)

Pinjem LaserDisc Forest Gump, Home Alone, Batman… Oia, Titanic? :D

Tiap buka channel ANTV, pasti isinya MTV :P

Lagi rame-rame nonton Layar emas RCTI, begitu jam 9,, eeeh….Ada dunia dalam berita,, langsung disuruh tidur deh :|

Di radio pasti dengerin “I’m a big big girl…in a big big world…It’s not a big big thing If u leave meeee…”

Ada yang pernah liat serial Knight Rider, si Kitt? Si Mobil yang bisa ngomong dengan lampu depan kayak LED Scanner =)) Mikir dua kali deh lo kenapa tu mobil bisa ngomong :))

Senin jam 8 malem pasti ada Layar Emas di RCTI

Aku ingat…

Belum ada bluetooth, 3G, HSDPA, Camera Phone, HP aja gak punya :D

Siaran bola langsung aja belum ada

Ga ada internet

Ga ada YM, Facebook, Friendster, apalagi Plurk =))

Ga ada Digital Camera, kalau punya kamera, mesti beli Filmnya, itupun gak bisa jepret-liat-hapus :D

Ga ada MP3 Player, iPod, apalagi video player. Adanya Walkman yang masih pake kaset :P

komputer masih pake MS-DOS, ya, kalau yang canggih pake Windows 3.11 atau Windows 95 aja udah bagus banget :P

Tiap ada apa-apa pasti nelpon temen, makanya harus save nomor rumah temen-temen di phonebook.

Oia, ga ketinggalan, hadiah ulang tahun:Baju superman dengan sayap dibelakangnya karena pake itu berharap bisa terbang =))

Indahnya masa 90’an…..

EPROM Reset Canon MP145

Maaf kalau tulisan ini terlalu membahas masalah teknis, sekedar sharing aja,hehehe….

Oke, ini hanya sekedar sharing ilmu tentang sesama pengguna printer multifungsi Canon MP145, teman saya memiliki printer yang sama seperti saya, dan dia memiliki masalah mengenai printernya, ya, catridge tidak terdeteksi saat melakukan pengisian ulang tinta(dengan metode suntik), setelah di-oprek sana dan sini, akhirnya ditemukan solusinya, yaitu Reset EPROM printer ini, tahapan yang dilalui tidak terlalu rumit, berikut ini adalah cara Reset EPROM untuk Canon MP145:

  • Pasang kabel power ke socket listrik, tapi jangan hidupkan printernya dulu.
  • Tekan dan tahan tombol Stop/Reset(dengan aikon segitiga terbalik warna merah).
  • Tekan dan tahan tombol Power tanpa melepas tombol Stop/Reset(jadi sekarang dua tombol yang ditahan).
  • Lepas tombol Stop/Reset tanpa melepas tombol Power.
  • Double Click tombol Stop/Reset disini printer akan masuk service mode, dimana printer tidak akan berfungsi sebelum kita keluar dari service mode.
  • Tunggu sejenak saat printer melakukan warming up, dan saat printer load, tekan tombol Stop/Reset empat kali dengan cepat.
  • Setelah itu, keluar service mode dengan cara mematikan printer dan mencabut kabel daya printer dari socket daya.
  • Printer kembali dapat digunakan setelah dipasang kabel daya kembali. Dan proses EPROM Reset selesai.

Setelah saya coba, ada beberapa fasilitas yang hilang setelah proses EPROM Reset ini, yaitu Ink Status yang berubah jadi kacau, dan tentunya penghitung tinta jadi tidak akurat, tapi yang penting masih bisa melakukan printing :D Dan sepertinya cara ini juga bisa untuk mengatasi problem Waste Ink Tank pada Printer Canon MP145. Tapi ingat, ini hanya proses reset secara software, untuk membuang tangki tinta buangan tetap harus membongkar printer, dan itu sebaiknya dilakukan oleh teknisi berpengalaman :P

Just SMS Me…

Teknologi SMS ternyata sudah kian memasyarakat dan perlahan tapi pasti mulai merubah gaya hidup kita, bukan hanya orang dari kalangan menengah keatas untuk dapat menikmati fasilitas yang diberikan oleh telepon selular baik GSM maupun CDMA, tapi kalangan menengah kebawah juga sudah dapat menikmati layanan ini, ya, alasan murah memang menjadi faktor utama fasilitas ini dapat dinikmati.

Salah satu contoh perubahan gaya hidup karena SMS mungkin sudah dirasakan oleh saya sendiri, dulu, saya ketika hendak mencari Jajanan seperti Bakso keliling, atau bakso tahu, saya selalu keliling komplek untuk mencari tukang bakso tersebut. Memang tidak begitu banyak tukang bakso di komplek saya, makanya diperebutkan :P tapi kini, saya cukup bermodalkan pulsa telepon senilai Rp 100 – 350 dan cukup mengirimkan pesan berisi “Mang, bisa datang ke AdiBromelia No. 9, 4 orang mau pesan bakso” tidak lama, tukang bakso datang ke depan rumah saya, saya tidak perlu lagi papanasan mencari tukang bakso yang memang langka di daerah komplek saya :D

Oke, contoh lain, Dulu ketika saya ingin ke depan, dan malas jalan atau kendaraan sedang bermasalah, saya harus ke pintu gerbang komplek untuk mencari ojyek atau tukang becak, sekarang sudah sangat berbeda, cukup kirim pesan singkat saja ke ojekers atau becakerz lokasi kita, tidak lama mereka akan datang :D

Ya, memang, SMS sudah cukup banyak merubah gaya hidup kita, dan juga dengan SMS ini banyak yang saling diuntungkan, tukang bakso untung, pelanggan untung, bahkan pihak operator pun ikut untung :))

Canon PiXMA MP145

Sudah sekian lama printer Canon i255, menemani aktifitas saya dalam urusan cetak-mencetak dokumen, dan entah mengapa kemarin printer saya tiba-tiba ngadat melakukan printing, entah kenapa, dan report dari software utility printer tersebut adalah No Head Print Installed. Humm… Sudah jelas bahwa Print Head tersebut rusak.

Saya coba untuk melakukan service printer tersebut, akhirnya printer saya bawa ke Jaya Plaza Bandung dan ternyata benar, print head tersebut rusak parah dan harus diganti, dan harga Print head baru untuk Canon i255 adalah 425.000 IDR… What the….? :-O

Saya hanya membawa uang cash 150.000 IDR saat itu, dan tentunya saya harus mempertimbangkan ulang, dengan harga segitu tentunya dengan menambah sedikit nilai rupiah, saya bisa membeli printer baru :D akhirnya setelah mempertimbangkan dengan pihak mempelai wanita ayah saya, saya memutuskan untuk membeli printer baru. Ya, hari itu juga saya keliling ke BEC untuk mencari printer.

Oke, tidak banyak kandidatnya, hanya HP DeskJet 2566 dan Canon PiXMA iP1300. Tadinya saya ingin mengambil Canon PiXMA 1300, hanya saja banyak rumor mengatakan bahwan printer tersebut boros tinta, :-?

Saya menyempatkan untuk melihat printer multifungsi jenis Canon PiXMA MP145, walau awalnya saya tidak berniat untuk membeli printer jenis ini dikarenakan harganya yang kurang bersahabat dengan dompet saya :D namun, agak berbeda, harga printer multifungsi masih dibawah 1juta, ya, dengan harga 84 USD, :-? Kembali mempertimbangkan, tentunya ini akan menguras saldo tabungan saya lebih dalam, tapi mengingat keperluan Tugas Akhir saya yang mulai membutuhkan scanner. Akhirnya saya kembali memutuskan untuk mengeluarkan seluruh tabungan jadwal untuk membeli ponsel Nokia E71 ditunda dan segera dialokasikan untuk PiXMA Mp145 ini :D

Printer ini saya pesan dengan tambahan berupa sistem Infus dan modifikasi Waste Ink Tank, dengan menggunakan tinta buangan eksternal,

Secara keseluruhan, saya cukup puas dengan hasil print dan scan dari printer multifungsi ini, walau resolusi scan hanya mendukung sampai 600dpi, so far, saya tidak membutuhkan resolusi yang terlalu besar.

Bagaimana dengan kompabilitas untuk sistem lain? Secara, saya pengguna Mac :P dan ternyata pada Driver Pack yang disertakan, driver for Mac OS X disediakan untuk Leopard dan Tiger, berikut dengan aplikasi tambahan seperti Canon Easy LayoutPrint, Easy PhotoPrint dan MP Navigator, semuanya berjalan dengan normal pada MacMini saya :D

Dan karena belum ada tempat khusus, dan karena ukuran printer ini agak besar, untuk sementara saya simpan dulu di samping komputer saya,hehehe…

Welcome to Indonesia, iPhone 3G

Setelah sekian lama berkutat dengan iPhone unlocked, akhirnya iPhone akan segera dirilis secara resmi di Indonesia, dan seperti rumor bahwa iPhone di Indonesia akan menggandeng provider Telkomsel, ternyata itu menjadi kenyataan :D Horeeee!!!!

Sampai tulisan ini di-publish dan menurut situs resmi Apple , ponsel ini masih dalam tahap Coming Soon yang berarti akan secepatnya masuk ke wilayah Indonesia, saya tidak tahu berapa harga resmi ponsel fenomenal ini, dan saya harap tidak semahal versi unlocked-nya :D .Tentunya kita dapat memesannya lewat situs Telkomsel.

Namun, tidak ada keterangan lebih lanjut, apakah ponsel ini ditawarkan kepada pelanggan postpaid saja atau beserta pelanggan prepaid. Dan, sialnya, saya tetap tidak bisa menggunakan ponsel ini karena saya tidak menggunakan Telkomsel :( ,pihak Telkomsel hanya memberikan informasi bahwa ponsel ini akan ditawarkan lengkap tiga varian: 8GB dan 16GB black, dan 16GB white edition.

Ya, kita tunggu saja kabar berikutnya :D

Posted wirelessly using Nokia 9300i.

Penggunaan Kata Baku dalam Bahasa Operator

Pagi ini saya mencoba untuk menelepon rekan yang berbeda operator dengan saya, kebetulan ponsel beliau sedang tidak aktif, dan memberikan pesan kepada saya, berbunyi seperti berikut..

Nomor yang kamu hubungi sedang tidak aktif, hubungi saja nanti.

Kamu dan Nanti? Hmm… Terkesan tidak sopan? Atau memang saya yang kurang gaul? :)) Secara, itu bahasa anak gaul…

Saya mencoba melihat di Kamus, kata “kamu” itu sebenarnya memang baku dalam Bahasa Indonesia.

Hanya saja ini berbeda dengan budaya kita, sebagian orang menyebut “kamu” kepada orang tua, orang yang baru dikenal, orang yang jabatannya lebih tinggi dari kita,dan lain-lain, cenderung dianggap tidak sopan bahkan kurang ajar. Kata “kamu” hanya pantas diucapkan kepada seseorang yang sebaya dengan kita, orang yang lebih muda dari kita, yang pada umumnya setara secara hierarki baik dalam hubungan keluarga maupun masyarakat umum.

Berbeda dengan kondisi di Eropa ataupun di daerah Amerika, dimana kata “kamu”,”anda”,”elo”,”sampeyan”,”situ” hanya ada satu kata, yaitu “you”, jadi disana sekalipun kita berbicara dengan orang tua kita, kerabat, siapapun tetap saja menggunakan kata “you”. Mengapa? Karena budaya mereka memang seperti itu, hanya mengenal satu kata saja, sedangkan budaya Indonesia kata-kata tersebut disesuaikan dengan derajat seseorang.

Saya tidak bisa bilang setuju atau tidak setuju dengan perkataan dari operator tersebut, cuma saya hanya ingat dengan pepatah dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung, yang kurang lebih maksudnya seperti ini, dimana kita berada, disitulah kita menghargai budaya setempat. Nampaknya operator telekomunikasi tersebut kurang memahami budaya Indonesia atau memang strategi bisnis mereka yang mengincar segmen pasar anak muda dengan menggunakan bahasa gaul?

Ini hanya sekedar tulisan iseng, mengisi waktu kosong, kalau ada yang ingin berpendapat lain, Silahkan, ungkapkan di box komentar :)

Bandung Blog Vaganza 2008 – Mentoring Akbar di Garasi Lombok 33

Andrian Fauzi – DetikInet
Bandung – Tanggal 12 Januari 2009 adalah batas akhir peserta lomba mading online Bandung Blog Vaganza 2008 yang digelar oleh Bandung Blog Village (BBV). Mentoring akbar bagi perserta lomba pun digelar di Garasi Lombok 33 (garasi Kantor detikbandung), Jalan Lombok No 33, Rabu (7/1/2009) sore.

Sebelum mentoring akbar, para peserta yang terdiri dari 3 orang tiap tim telah dibimbing oleh mentor yang merupakan anggota BBV. Dalam pertemuan besar yang kali kedua digelar ini, perserta yang kesemuanya adalah siswa SMA dan SMK di Bandung, terlihat dapat menyerap keseluruhan materi. Sebelumnya mereka juga mengkuti workshop di Comlabs ITB, Jalan Ganesha 10, Desember 2008.

Dalam acara yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB hingga menjelang pukul 20.00 WIB itu, peserta juga mendapatkan tips-tips mengelola mading dari Kepala Biro detikbandung Salomo Sihombing.

“Kegiatan yang teman-teman lakukan ini bukan semata-mata mengenai kompetis. Mengelola mading mirip dengan mengelola media massa seperti detikcom, hanya skalanya lebih kecil. Di dalamnya ada rapat redaksi, peliputan, merencanakan program liputan, menulis, penggunaan alat-alat penunjang seperti kamera, dan lainnya. Setelah mengenal hal-hal tersebut, teman-teman akan punya pengetahuan tambahan yang tidak ada di kurikulum reguler di sekolah,” paparnya.

Mading online kreasi Haryo Triwardhono, Gilar Sundara dan Agung Agriza dari SMAN 20 Bandung misalnya. Mading online buatan mereka cukup menarik dari sisi tampilan dan isinya.

“Sepertinya tim SMA 20 sudah cukup mengenal wordpress. Theme yang disediakan juga sudah mereka isi dengan artikel dan gambar,” puji seorang panitia.

Theme yang disediakan panitia adalah arthemia premium, karya Michael Hutagalung yang juga hadir dalam pertemuan ini. Theme yang seharusnya berbayar, diberikan gratis oleh penciptanya hanya untuk kepentingan lomba ini saja.

Menurut Haryo, dirinya tidak menemukan kesulitan yang berarti. Artikel yang ditampilkan dalam mading online tersebut mereka dapatkan dari para siswa dan guru di sekolahnya.

“Selama proses pembuatan mading online ini cukup dibantu oleh mentor. Pengenalan theme yang baru arthemia premium, thema magazine style yang dibuat oleh Michael Hutagalung,” tutur Haryo penuh semangat.

Namun, Haryo juga mengaku bahwa dirinya belum puas dengan theme yang disediakan oleh panitia. Dirinya menginkan aplikasi FTP juga diinstall sehingga bebas memilih theme yang lain.

Tim-tim peserta kompetisi Bandung Blog Vaganza adalah SMAN 13, SMAN 4, SMAN 20, SMAN 8, SMAN 15, SMA YAS, SMA BPI 1 serta AMKN 12, SMKN 4 dan SMK Informatika. Karya-karya peserta dapat dilihat di blog Bandung Blog Vaganza .

“Tanggal 12 Januari ini adalah akhir penilaian. Nanti pemenang akan dihubungi lewat surat, telepon ataupun email,” kata ketua panitia BBV 2008 Ikhwanul Iman.
( afz / faw )

Dikutip dari DetikInet Kamis, 08/01/2009 14:38 WIB

Kenangan

Sudah tiga hari umur saya di tahun 2009, sangat tidak terasa, sudah banyak perubahan dalam diri saya sendiri, saya masih ingat, ketika merayakan tahun baru, bersama orangtua, berada di puncak atau tempat lainnya, meniup terompet, berpesta sampai pagi, setelah selesai, tidur sampai siang, layaknya seorang anak kecil tanpa beban hidup.

Sekarang? Kondisinya sudah sangat jauh berbeda, tidak ada terompet, tidak ada teman dekat yang setia menemani, hanya ditemati notebook, kopi, sedikit alunan musik, perlahan tapi pasti saya sudah harus meninggalkan kebiasaan tersebut, walau terkadang saya akan mengenang kebiasaan tersebut, dan mungkin kebiasaan ini akan diwarisi oleh anak saya…

Demikian pula dengan kesibukan, dulu saya masih bisa bermain seharian dengan teman-teman, bercanda ria, bermain bersama, dari pagi sampai sore dikala liburan, tentunya sangat menyenangkan, bermain dengan bebas tanpa beban.

Sedangkan sekarang, saya harus menghabiskan waktu di depan notebook, menguras tenaga dan otak, dan saya mungkin hanya bisa refreshing dengan melihat pemandangan di luar, melihat anak kecil bermain kesana kemari dengan bebasnya..

Inilah kondisi saya sekarang, sangat berbeda dengan dulu. Mencoba untuk menjadi yang lebih baik…

Inilah aku, di 2009

di-posting menggunakan ponsel,

Bypass Proxy dengan SSH Tunneling

Artikel ini mungkin ini sudah sangat basbang, banyak dicari di internet, tapi toh, tidak ada salahnya kan kalau saya coba tulis ulang disini, ya, sebenarnya ini merupakan salah satu riset saya 2 tahun yang lalu, ketika saya masih kelas 1.Ini teknik jadul untuk mendapatkan bandwidth yang masih fresh dan melewati akses proxy server.

Proxy Server sendiri adalah mesin yang ditugaskan untuk menyalurkan dan membagi bandwidth dari ISP ke setiap komputer client. Tentunya bandwidth yang sudah melewati Proxy server ini sudah dibatasi, atau bahkan beberapa situs yang sudah terblokir oleh proxy server.

Sebenarnya ada satu cara untuk melewati proxy dan mendapatkan bandwidth yang masih fresh, yaitu dengan metode SSH Tunneling, metode ini adalah metode dimana bandwidth akan diselundupkan melalui protokol SSH yang sudah di forward ke port yang sudah ditentukan.

Untuk cara ini, tentunya kita harus memiliki akses SSH ke server tersebut, susah? Gunakan Social engineering. Tidak harus menggunakan account root untuk melakukan tunneling ini, user biasa bahkan guest(kalau diaktifkan) juga bisa. Syarat kedua yang harus diaktifkan adalah diaktifkannya TCP Forwarding pada SSH Server/Mesin proxy tersebut, secara default, TCP Forwarding sudah diaktifkan.

Oke, kita mulai saja..

Pertama-tama, buka terminal, pada kasus ini saya menggunakan sistem operasi Mac OS X, cara ini hampir sama dan dapat diterapkan pada sistem operasi berbasis *NIX lainnya, untuk sistem operasi windows,bisa menggunakan aplikasi seperti puTTY.

setelah jendela terminal terbuka, ketikkan perintah seperti pada gambar di bawah ini.

Perintah -D <nomor port> diatas adalah untuk menentukan port dynamic yang akan di forward ke komputer kita, setelah itu, biarkan jendela terminal ini, bila perlu minimise saja, asal jangan sampai di tutup.

Setelah itu masuk ke aplikasi browser, kali ini saya menggunakan Mozilla Firefox. Setelah itu,masuk ke menu Firefox > Preferences. Setelah itu, masuk ke tab Advanced, dan tab Network. disana ada pilihan Connection Setting, isikan dengan konfigurasi seperti gambar di bawah ini.

Pada port SOCKS Host, isikan dengan IP localhost atau 127.0.0.1 dan portnya sesuaikan dengan port yang telah di tentukan pada saat login via SSH tadi.

Setelah itu coba untuk browsing, sebelumnya bisa diperiksa dulu menggunakan Proxy Checker.

Dan berikut adalah hasilnya..

Gambar diatas ini adalah ketika browser belum melakukan tunnel via SSH, dan gamnar dibawah ini adalah browser yang sudah di-tunnel via SSH.

Terlihat pada gambar bahwa setelah dilakukan SSH Tunneling, IP Private kita tidak akan terlihat. Untuk urusan bandwidth tentunya kecepatannya sudah sama dengan ketika kita berselancar di mesin proxy tersebut, tanpa ada batasan bandwidth, batasan site, dan batasan lainnya. :D

Selamat mencoba :)