SMARTReporter

SMARTReporter is an application that can warn you of some hard disk drive failures before they actually happen!, for example, your Mac has dropped, it can make disk failure even Sudden Motion Sensor are activated. It does so by periodically polling the S.M.A.R.T. status of your hard disk drive. S.M.A.R.T. (Self-Monitoring Analysis and Reporting Technology) is a technology built into most modern hard disk drives that acts as an “early warning system” for pending hard disk drive problems. SMARTReporter can notify you of impending hard disk drive failures by sending e-mails, displaying a warning dialog or executing an application. The current status of your hard disk drives is always displayed.

SMARTReporter relies on the S.M.A.R.T implementation of Mac OS X, it only supports ATA. SATA, eSATA hard disk drives. Currently SMARTReporter does not support SCSI, SAS, or Firewire external hard drives. Please note that a S.M.A.R.T alert doesn’t mean that your hard drives will completely fail for sure, S.M.A.R.T just catch all possible hard drives error, this application just a very valuable disk indicator. It can tell you before your disk become fail :P

You can follow this link for more information about S.M.A.R.T technology.

Download here.

403 Forbidden – From Google?

*iseng posting sekalian mencoba fasilitas QuickPress

10:49PM – 26 December 2008

Saya masih terjaga dan tidak tidur dikarenakan masih banyak kerjaan yang menumpuk, dikala otak mulai mendekati kondisi stress. Saya mencoba untuk mencari referensi ataupun berita menggunakan search engine Google, hanya saja, tidak seperti biasanya Google mengeluarkan tampilan seperti ini.

Request from a Computer Virus? Spyware? Tidak ada spyware atapun virus di MacBook saya =))
Lalu pesan apakah ini? Hmm.. Sebenarnya cukup menggangu dan pesan ini tampil di semua komputer yang terhubung ke jaringan intern saya…

Hmm…..

Bermain dengan FluidApp

Apa itu Fluid? Sebelum kita coba menjawab tentang Fluid, kita harus memahami dulu tentang skema WebApp, Ya, WebApp adalah sebuah aplikasi yang dapat diakses melalui jaringan, baik itu jaringan lokal maupun jaringan internet, kita bisa ambil contoh, aplikasi web yang populer adalah Google Docs, Meebo, dan lain-lain. Saya tidak akan membahas lebih jauh secara teknis karena ini sudah dibahas sebelumnya oleh Adham Somantrie.

Kemudahan yang ditawarkan aplikasi berbasis web ini adalah simpel, tidak perlu installasi aplikasi lagi di komputer kita, dan kompatibel di semua platform. Hanya masalahnya, apakah bisa aplikasi web tersebut kita buat independen, berdiri sendiri layaknya sebuah aplikasi Desktop? Jawabannya, BISA :D

Dengan apa? Tentunya dengan aplikasi yang disebut Fluid tadi :D , lalu bagaimana caranya? Cukup simpel, ikuti saja langkah-langkah berikut ini.

Pertama, buka situs resmi Fluid untuk mengunduh aplikasi-nya.

Setelah proses pengunduhan selesai, cukup extract berkas *.ZIP yang telah diunduh, sehingga menghasilkan file Fluid.app, file ini bisa disimpan di /Application , jalankan aplikasi tersebut, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini

Pada kolom URL bisa diisi dengan URL WebApp yang akan kita gunakan, misalnya pada kasus ini saya menggunakan Facebook sebagai aplikasi WebApp yang akan dipakai, untuk kolom Name, bisa diisi dengan kata Facebook atau yang lainnya, untuk Location, ini akan menentukan dimana aplikasi kita akan disimpan, secara default, aplikasi ini disimpan di folder /Application. Untuk Icon, kita bisa menggunakan icon default dari WebApp yang akan kita ambil atau kita bisa menggunakan icon sendiri, icon ini akan terlihat di Dock saat dijalankan. Setelah semua diisi, klik Create.

Oke, setelah tampil pesan seperti diatas, ini menandakan aplikasi Facebook sudah berhasil di-desktop-kan, kita bisa klik tombol Launch Now untuk memulai aplikasi tersebut.

See? :D terlihat bahwa aplikasi Facebook berhasil di-desktop-kan :P fungsi Chat pada Facebook juga berjalan, Bahkan saya juga bisa mencobanya untuk aplikasi Plurk Mobile :D

Seperti yang sudah kita singgung sebelumnya, aplikasi Fluid ini akan men-dekstop-kan aplikasi web, terbukti bahwa aplikasi ini berjalan secara independen, memiliki resource sendiri, terlihat di menu bar dan bahkan aplikasi tersebut tampil di Dock ketika aktif.

Sayangnya, aplikasi Fluid ini hanya dapat berjalan di sistem Mac OS X 10.5 :P

Bandung Blog Vaganza

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya di Blog BBV bahwa akan diadakan acaraWorkshop dan Kompetisi Mading Online, yang diadakan di gedung ComLabs ITB, saya beserta anggota BBV + Cafélounge datang ke acara tersebut pada hari Sabtu, 20 Desember 2008. Bukan sebagai peserta, tapi sebagai panitia, tepatnya dibagian Koordinator Acara, bagian yang paling susah menurut saya :))

Sesuai acara, saya datang lebih awal, walau akhirnya datang telat juga :)) disana sudah bertemu dengan Rizal, Ihwan, Ricky, Rendy, dan yang lainnya. Ternyata peserta yang daftar lumayan banyak, bahkan diluar perkiraan saya, dan ternyata team SMK Informatika Bandung juga sempat daftar :D dan mengirimkan 1 team yang terdiri dari 3 orang, Riza(3TKJ), M. Dawud(3TKJ), Rida A.

Acara ini dimulai sekitar pukul 12:30 . Pembicara pertama pada workshop kali ini adalah Salomo Sihombing, Jurnalis dari pihak Detik.com. Beliau memberikan materi mengenai etika menulis dan sedikit pengenalan tentang jurnalistik.

Pembicara kedua, diisi oleh Fikri Rasyid, beliau memberikan materi secara teknis tentang installasi wordpress dan cara penggunaan wordpress, dari A sampai Z, hanya saja saya tidak begitu memperhatikan Mas Fikri ini, dikarenakan terlalu sibuk dengan tugas dibelakang layar sebagai panitia :))

Setelah itu, jadwal berikutnya adalah istirahat, yupz, terlihat wajah pusing dari para peserta setelah mendengarkan materi yang kedua, Ya, tentunya tidak semua anak SMA mengenal WordPress dan blogging, tapi kalau Friendster, lain cerita… =))

Oke, setelah istirahat sekitar 30 menit, akhirnya acara kembali dilanjutkan dan diisi oleh Jalu Pradhono Priambodo, dengan tema Climate Exchange, untuk tema ini, jujur saya sangat tertarik dimana ternyata penggunaan kertas yang terlalu banyak dapat mempengaruhi kestabilan alam karena banyaknya pohon yang habis dibabat untuk membuat beberapa lembar kertas.

Oke, di bagian sesi presentasi yang terakhir, diisi oleh Diki Niwat0ri :D , beliau memberikan materi tentang desain dan teknis mengenai desain blog atau majalah dinding yang akan dipakai, dan sepertinya untuk hal ini, terlalu banyak scam mengenai theme Arthemia =))

Oke, Sesi terakhir adalah sesi doorprize. Hadiah utama pada acara tersebut adalah¬† sebuah ponsel :D dan akhirnya dimenangkan oleh salah satu siswa SMKN 4. Selamat yaaa…. :D

Tentunya selesai acara tersebut panitia tidak langsung pulang, tetapi ada acara tambahan, tidak lain adalah foto-foto =)) Dan kantor ComLabs pun menjadi sasaran para narsisme ;))

Akhirnya setelah beres-beres selesai, acara secara resmi dibubarkan paksa oleh mahasiswa dan karena saat itu sudah malam, saya langsung menuju ke rumah untuk segera istirahat

Chatboard CHA-10

Saat membereskan lemari di rumah saya, saya menemukan sebuah alat, namanya Chatboard. Ya, alat ini dulu merupakan aksesori dari ponsel pertama saya, Ericsson T20s. Saya membeli ponsel ini sekitar tahun 2000, ponselnya sudah saya jual sekitar tahun 2003, hanya saja saya tidak sempat menjual Chatboardnya karena dengan menjual Chatboardnya juga tidak akan menaikkan harga jualnya :D .

Chatboard ini sebenarnya adalah perangkat tambahan yang digunakan pada ponsel Ericsson untuk seri T. Bentuknya berupa keyboard QWERTY, dan ukurannya hampir menyamai ponsel itu sendiri, alat tersebut mempermudah kita dalam penulisan E-mail, SMS, ataupun browsing, alat ini bersifat Add-ons yang berarti dapat kita pasang ke ponsel ketika dibutuhkan dan mengambil power dari ponsel.

Pada Chatboard yang saya temukan ini, terdapat 7 hotkeys, WWW, Attachment, E-Mail, SMS, Phonebook, dan tombol Yes/No, serta keyboard QWERTY lengkap dengan tombol spacebar,shift, dan tombol panah kanan dan kiri.

Sayangnya kegunaan alat ini tidak begitu banyak, bahkan bagi saya sendiri fungsi E-mail tidak bisa dipakai dikarenakan ponsel saya saat itu juga tidak mendukung E-mail Client, sedangkan fungsi WWW juga tidak dipakai karena ponselnya masih menggunakan teknologi CSD yang notabene masih mahal tarifnya. Dan bahkan menurut informasi yang saya dengar,  proyek Chatboard ini gagal dan diberhentikan sekitar tahun 2002, karena saat itu mulai tren ponsel dengan keyboard terintegrasi.

Saya tidak tahu apakah chatboard ini masih berjalan atau tidak, karena saya tidak punya ponsel yang cocok dengan alat ini, tapi saya rasa masih berjalan karena dulu saya sendiri sangat jarang menggunakan alat ini.

So, barang klasik ini akan saya simpan, mungkin aja ada kolektor yang mau ? :D

Kurban bareng BBV dan Cafelounge

Selamat Hari Raya Iedul Adha 1429H :)

Hari ini(8 Desember 2008) saya ada janji membantu Ihwan dan yang lainnya, dalam acara BBV yaitu Blogger Juga Berkurban.

Blogger Juga Berkurban
Blogger Juga Berkurban

Secarusnya pada acara ini, saya diharuskan untuk datang pagi-pagi sekali dan sholat ied disana, hanya saja saya tidak bisa mengingat jarak antara rumah saya dan mesjid ini sangat jauh, akhirnya saya berangkat setelah sholat ied di rumah, saya berangkat sekitar jam 8 pagi, alhamdulilah perjalanan dari rumah ke mesjid bisa dibilang sangat lancar sekali :D tidak macet di titik manapun ;)) .

Sesampainya disana, saya bertemu dengan puluhan 2 orang anggota BBV dan Cafelounge, Ihwan dan M. Rizal. Hanya berdua? Kemana yang lainnya? Ada, hanya saya lupa lagi siapa :D dan mereka hanya melihat prosesi awalnya saja, tidak membantu sampai pemotongan daging :D

Setelah itu, kami(saya, Ihwan, dan M. Rizal) memulai membantu para panitia kurban untuk memotong daging kurban, jujur, saya belum pernah memotong daging kurban sebelumnya :)) so, jangan marah kalau hasil potongan daging kurban saya kacau =))

Ternyata sangat sulit juga memotong daging kambing yang bisa dibilang sangat tebal sekali, dan hanya dipersenjentai pisau tumpul dan cutter? Cutter? Ya, pisau jenis ini terlalu tipis untuk memotong daging, tapi apa daya, hanya itu yang ada, so, kerjakan saja :D

Kami membantu dari pukul 9 pagi dan break saat sholat Dzuhur, tentunya sambil istirahat diselingi dengan aktifitas plurking adalah ide bagus =)) disaat itu juga Ihwan mencoba untuk menghubungi Adham untuk ikut serta, hanya saja belum ada jawaban dari beliau.

Akhirnya pekerjaan kami dilanjutkan dengan memilih dan melakukan packaging daging kurban agar siap didistribusikan ke yang berhak. Setelah proses pemotongan daging, pembungkusan daging dan penghitungan ulang selesai, daging siap di distribusikan, hanya saja proses pendistribusian ini tidak melibatkan BBV :D

Selesai juga pekerjaan kami hari ini, lelah? Tentu saja, bahkan menu makan siang yang diberikan, walapun seadanya tapi terasa nikmat karena gak ada lagi yang bisa dimakan memang kita merasa sangat lelah sekali.

Acara selesai sekitar jam 4 sore, semua daging sudah di distribusikan kepada yang berhak, dan kami pamit untuk pulang dan mengucapkan terima kasih kepada pihak DKM Mesjid Raya Cipaganti, dan kami juga beruntung karena diberi oleh-oleh oleh pihak DKM, apa itu? Ah,mau tau aja :P

Dan, sekali lagi, Ihwan menghubungi Adham yang kami kira akan datang ke mesjid, eeh, malah nyangkut di CiWalk :)) dan kami berencana untuk ikut join ke CiWalk, hanya saja saya harus ke BEC untuk mencari ponsel untuk Maya.

Ya, Idul Adha tahun ini terasa berbeda.. :D

Ihwan, Anggie, Rizal
Ihwan, Anggie, Rizal

Foto-foto selama kegiatan(tidak banyak) ada di halaman Picasa saya.

Blogger Juga Berkurban

BBV + Cafelounge bekerjasama dg Mesjid Raya Cipaganti mengadakan acara “Blogger Juga Berkurban“, untuk merayakan hari raya Idul Adha 1429H, mengingat keprihatinan tahun lalu mengenai permintaan daging kurban dari

berbagai pelosok daerah membutuhkan yang diajukan ke DKM Mesjid Raya Cipaganti membludak, sementara yang berkurban belum memadai.

Maka panitia mencoba memberi kesempatan bagi para blogger untuk mengaplikasikan rasa peduli sesama dengan ikut memberikan sumbangsihnya berkurban untuk umat.

Kami panitia menyediakan dan menerima penitipan hewan kurban untuk pelaksanaan Idul Adha hari senin, 8 desember 2008

Acara dimulai dengan pelaksanaan shalat Id pukul 06.00 WIB s.d selesai. Sedangkan penyembelihan InsyaAllah akan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB, tempat: Mesjid Raya Cipaganti, Bandung

Harga hewan kurban yang tersedia:
Domba: Rp 900.000 – Rp 1.700.000
Sapi: Rp 7.000.000 – tak terhingga

*harga /ekor
*kondisi hewan sehat wal’afiat, tidak kurang suatu apapun :D

untuk pemesanan hewan kurban silakan menghubungi panitia di (022) 2030124
atau via email ke: event[at]bbv[dot]or[dot]idThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Ayo tunggu apalagi, mari berbagi dengan membuktikan kalo Blogger Juga Berkurban :)

Sumber : Blog BBV

Dimana Letak Kota Bandung ?

Saya sudah hampir 13 tahun tinggal di Indonesia dan tepatnya di Kota Bandung, Jawa Barat. Tapi saya baru tahu kalau ada kota Bandung lainnya di Jawa Tengah, Jawa Timur, bahkan Riau,hehe :P

So, ada yang tahu ini maksudnya apa?

Gambar diambil dari Widget Weather default Mac OS X Leopard

Persiapan UAN…

Setelah kemarin selesai presentasi semester 5 kemarin(maaf tidak ada laporannya, karena kamera digital saya kehabisan batre). Sekarang saya sudah harus kembali ke komputer dan mulai nge-plurk meja belajar dan kembali mengerjakan latihan soal,Uji Kompetensi, TO, belum lagi TOEIC, rasanya agenda saya untuk Bulan Desember – Februari(2009) akan sangat padat untuk diisi pemantapan UAN. Karena ini juga saya tidak bisa ikut Pesta Blogger, kesenangan ditunda sementara demi masa depan yang lebih baik :)

Belajar.. Dan terus belajar…

Sedikit lebih mahal, Tapi Tidak Ribet

Beberapa hari yang lalu, saat saya berkunjung ke Galeri Indosat untuk membayar tagihan ponsel saya, saya ditawari oleh Customer Service untuk upgrade tarif kartu Pascabayar saya. Dari paket Free Abodemen menjadi Free Abodemen + Rp. 15/Detik Ke Semua Operator karena gratis, saya coba upgrade saja :D , dan sekarang skema tarif Matrix saya menjadi seperti ini.

Rp. 15/detik ke semua operator baik GSM, CDMA, ataupun PSTN, Lokal ataupun Jarak Jauh, tarif berlaku 24 jam tanpa ada batasan waktu. Mahal atau murah? Itu tergantung anda :P

Menurut saya? Mahal. Mengapa? Ya kalau kita coba untuk hitung-hitungan, Rp. 15 x 60 Detik = Rp. 900 . Untuk waktu 1 menit saja kita sudah menghabiskan Rp. 900, Cukup mahal. Apalagi jika kita kembali menghitung Rp.900(1 Menit) x 60 Menit = Rp. 54.000 . 1 Jam berbicara, kita sudah menghabiskan Rp. 54.000. Sangat mahal, apalagi buat saya yang diharuskan melakukan percakapan di telepon dengan sang pacar calon istri yg berada nun jauh disana dengan rules “Minimal 1 jam kita bicara, kalau nggak kita putus!” :))

Dan walau memang mahal, namun tentunya dibalik itu ada sedikit keuntungan dari tarif ini, yaitu tidak ribet dalam masalah persyaratan tarif. Oke, kita ambil contoh, provider memang ada yang lebih murah dari tarif ini, bahkan ada yang sampai Rp. 0,000…. Hanya saja, itu berlaku ke sesama provider itu sendiri, sedangkan tidak semua teman saya memakai provider yang sama, ya kan? Dan celakanya, dibalik tarif yang murah dengan rules “Ke Sesama Operator” itu, tarif percakapan antar provider yang berbeda ternyata jauh lebih mahal dari ini.

Setelah tadi soal persyaratan, sekarang soal waktu, Sebenarnya saya bisa saja menggunakan kartu Mentari, dengan tarif Rp. 5/Detik. Lebih murah bukan ? Hanya saja tarif tersebut berlaku mulai pukul 23:00 – 04:59. Niat untuk menelepon calon istri sekitar jam 11an, eeh, yang jawab malah bokapnya n bilang “Malem-malem gini malah telepon, dasar ga tau waktu” =)) Terus terang, saya kurang suka dengan tarif murah tapi berlaku di waktu dimana kita sedang memasuki Power Save Mode. Kebanyakan teman saya malah sering menelepon saya tengah malam, dengan alasan “lebih murah”. Ya, memang murah, tapi waktu istirahat saya terganggu ;))

Ya, dibalik semuanya memang ada beberapa keuntungan, dimana saya tidak harus ribet berpikir lagi soal persyaratan tarif dan waktu tarif itu berlaku, saya cukup puas untuk kualitas panggilannya, selama ini belum pernah terjadi drop call ataupun call failed.

Walau begitu saya juga harus pintar-pintar untuk manage keperluan menelepon saya.