Sekarang saya berada di daerah dimana, tanpa ada koneksi 3G, tanpa internet, tanpa notebook, tanpa televisi, tanpa koran, tanpa telepon, sinyal hp hanya 1-2 bar, itupun sering putus ketika dipakai telepon. Serasa mau mati, tapi kok warga disini tampak tenang-tenang saja ya hidup tanpa informasi luar yang memadai,aah.. mungkin saya saja yang sudah terlalu internet addict,hehehe
Semua tulisan dari Anggie
Memanfaatkan Fasilitas Call Divert pada Ponsel
Saya memiliki dua telepon genggam, satu digunakan untuk public use dan satu lagi digunakan untuk private use, dimana nomor telepon dari ponsel yang private hanya diketahui oleh beberapa keluarga dan orang-orang terdekat saja.
Sayangnya, saya tidak belum terbiasa membawa kedua telepon genggam ini ketika berpergian dengan jarak tidak terlalu jauh, saya lebih memilih untuk membawa satu telepon saja, tapi tentunya akan terjadi missing communication dengan para fans saya jika saya hanya membawa telepon dengan nomor private, begitu pula sebaliknya, saya akan kehilangan hubungan dengan keluarga dan orang terdekat, dan hanya berhubungan dengan para fans saya saja, jika saya hanya membawa telepon dengan nomor public.
Ada satu fasilitas yang hampir dilupakan oleh pengguna telepon genggam, yaitu fungsi Call Divert/Forwading, fitur ini memungkinkan ponsel kita untuk mengalihkan panggilan masuk ke nomor lain yang telah ditentukan sesuai dengan kondisi(statement) yang telah kita tentukan sebelumnya.
Dan ini adalah sedikit step by step aktifasi fasilitas ini.
Note: Penulis menggunakan ponsel Nokia dan kartu pascabayar Satelindo GSM Matrix. Fasilitas ini tidak selalu didukung oleh operator yang anda pakai, silahkan hubungi operator anda untuk informasi lebih lanjut mengenai fasilitas ini.
Masuk ke Menu Settings/Control Panel/Global Configuration.. Dan masuk ke sub-menu Call Setting/Telephone
Setelah masuk ke menu call diverting, akan ada option tentang pengalihan panggilan yang akan kita gunakan, berikut adalah sedikit penjelasannya.
Divert All Calls. Pilihan ini akan mengalihkan semua panggilan ke nomor yang dituju tanpa kecuali.
Divert If Busy. Pilihan ini akan mengalihkan semua panggilan ke nomor yang dituju, jika ponsel yang kita gunakan sekarang sedang dalam panggilan/sedang sibuk.
Divert if out of reach. Pilihan ini akan mengalihkan semua panggilan ke nomor yang dituju, jika ponsel kita sedang berada di luar jangkauan atau sedang tidak aktif.
Divert if not answered. Pilihan ini akan mengalihkan semua panggilan ke nomor yang dituju, jika ponsel kita tidak menjawab panggilan masuk tersebut(bisa diatur setelah berapa menit panggilan akan dialihkan).
Divert if not available. Pilihan ini akan mengalihkan semua panggilan ke nomor yang dituju, jika ponsel kita sedang tidak memiliki voice plan atau panggilan suara tidak memungkinkan.
Dan pada kasus saya ini, saya memilih pilihan Divert if out of reach. Setelah memilih pilihan tersebut, masukkan nomor tujuan pengalihannya. Nomor ini bebas, bisa ke operator lain.
Setelah itu, klik Done/OK… Tunggu hingga proses request divert selesai, dan jika ada notifikasi success, berarti panggilan berhasil di alihkan dengan kondisi jika ponsel dimatikan.
Setelah itu, coba matikan teleponnya, dan hubungi nomor tersebut, maka secara otomatis operator akan mengalihkan panggilan tersebut ke nomor yang telah ditentukan.
Hanya saja masih ada beberapa kelemahan, yaitu..
- Tidak belum bisa mengalihkan SMS. Ada yang tau?
- Jika nomor yang dialihkan berbeda operator, maka orang yang menghubungi kita, jika sesama operator, karena dialihkan ke nomor yang berbeda operator tersebut, maka secara otomatis tarif yang dikenakan bukan tarif sesama operator, melainkan tarif beda operator yang akan dikenakan, makanya, ketika “dia” menghubungi saya, pulsa dia terasa cepat habis, padahal ke sesama operator… Bukan salah saya ya :syaiton:
Tapi diluar semua kekurangan ini, fasilitas ini cukup berguna bagi saya, yang mulai mobile namun tidak terlalu suka membawa banyak ponsel :D
22
1987 – 2009 and counting…
Wilujeung Tepang Taun….
Tong hilap sanes nambihan umur tapi ngirangan waktos betahna di alam dunya… Besarlah….. dengan harapan dan asa, wujudkan cita-citamu….raih dengan motivasi dan kekuatan tekadmu keajaiban akan ada dipihakmu. Insya Allah
Waktu terasa cepat(berlalu?)

..Rasanya baru kemarin saya memecahkan jam weker milik kakek saya
…Rasanya baru beberapa hari yang lalu saya merengek minta dibelikan sepeda
…Kemarin saya kan yang daftar sekolah di TK itu?
…Iya, saya ingat, saya bukan anak yang baik, coret-coret bangku sekolah dengan cat
…Horeee… Kemarin lulus SD, saatnya daftar ke SMP
…Ibuku sempat bilang “Anggie, ini mama bekelin telepon, kalau mau ke rumah temen atau ke warnet bilang-bilang, jangan ngeluyur aja n pulang terlalu malem, besok kan masih ada ulangan”.. Tetep aja telepon dibawa, ke warnet jalan, nelpon kagak,haha :D
Eh, kemarin atau kapan ya, aku pulang jalan kaki dari sekolah ke rumah?
—-
Today: May, 29th 2009 9:33 PM on the phone
Ini Anggie kan? Apa? Udah mau kuliah? Yang beneer? Ga kerasa ya?
…Iya, ga kerasa
PS:Gak penting ya? Menurutku penting :P
Tren Blackberry, penunjang atau penghambat kerja?

Beberapa hari ini saya dipinjamkan ponsel BlackBerry sebagai penunjang pekerjaan saya selama di kutub utara, saya sudah cukup mengenal perangkat ini, ya, ini perangkat yang sedang tren di Indonesia, baik eksekutif, artis, sampai yang sok artis pun ikut menggunakan ponsel keluaran perusahaan RIM ini. Apa sih kelebihannya barang seharga 2 juta keatas ini, dan saya akhirnya mendapat kesempatan untuk menggunakan ponsel pinjaman ini.
Tipe Blackberry yang saya pinjam gunakan ini adalah tipe Javelin 8900, well, saya tidak akan mencoba membahas tentang keunggulan ponsel ini secara men-detail. Dan layanan data yang saya gunakan pada ponsel ini adalah Blackberry Internet Services dan Push E-mail(saya kurang mengerti apakah BIS dan push email ini masih bersatu fasilitasnya, CMIIW).
Saya menggunakan operator MTS dengan data plan unlimited seharga 1.200 RUR/bulan. Dengan harga segitu, saya dapat mengakses internet sepuasnya, kirim dan terima email layaknya fasilitas SMS, awalnya saya agak bingung karena saya biasa akses e-mail GMail saya menggunakan web-based, dan akhirnya terbiasa juga,hehe.. Tapi setelah ini, pekerjaan saya selama jadi kuli cukup terbantu dengan alat ini, dimana saya dapat memonitor koneksi komputer lawan yang nun jauh hanya menggunakan ponsel buatan Kanada ini. Dan di sela-sela waktu juga saya menyempatkan diri untuk melakukan aktifitas seperti plurking, chatting, baca koran dari kampung saya, dan cek email.
Intinya, urusan pekerjaan saya cukup terbantu dengan Blackberry ini, dan mungkin alat ini pantas disebut ponsel penunjang kerja(bagi saya pribadi looh..) dan penduduk setempat(warga rusia) juga kebanyakan menggunakan ponsel ini untuk menunjang kebutuhan pekerjaan mereka.
Berbeda dengan di negara sendiri. Disini justru menggunakan alat tersebut adalah untuk “gaya”, ya, sangaaat banyak yang menggunakan ponsel ini hanya untuk gaya, bukan tidak mungkin fasilitasnya sendiri tidak digunakan, kalaupun digunakan kebanyakan orang Indonesia hanya menggunakan untuk chatting seharian, fesbukan selama kerja atau ketawa sendirian karena efek chat atau facebook. Dan mungkin ponsel ini merupakan ponsel penghibur atau ponsel penghambat kerja bagi sebagian warga kita :P
Apa perlu diharamkan juga seperti facebook? :))
Membuat efek Pelangi pada Facebook
Sedikit trik iseng yang saya dapat dari Kaskus :P ternyata kita dapat membuat cheat “hacking facebook” dengan cara memberikan efek seperti pelangi di halaman facebook, contohnya seperti ini.
Caranya cukup tekan beberapa tombol saat browser menampilkan halaman Facebook(tidak harus halaman utama). Kombinasi tombol tersebut adalah:
UP + UP + DOWN + DOWN + LEFT + RIGHT + LEFT + RIGHT + “B” + “A” + “ENTER”
Tekan tombol tersebut secara berurutan(mulai dari atas kiri tombol “UP” dan diakhiri dengan tombol “ENTER”). dan Jreeeng….
Review: Koprol

Beberapa minggu yang lalu, saya mendapat undangan dari Ihwan untuk ikut turut serta melakukan ujicoba aplikasi microblogging versi Indonesia, yaitu Koprol. Dan ternyata aplikasi ini cukup menarik :D dan saya akan coba review secara singkat tentang aplikasi microblogging yang diprakarsai oleh Satya Witoelar.

Desain
Sederhana tapi indah
Desain koprol ini kalau menurut saya, seperti halaman Facebook, dengan timeline yang tersusun secara vertical, di frame sebelah kiri terdapat sejenis filtering timeline, dimana kita dapat melihat semua “koprol” dari user lain(dengan memilih opsi Me and My Friends, ada juga dua filter timeline-nya, yaitu Commented dan Mentioned. Dan di frame sebelah kanan terdapat list teman/friends, random tip, dan review from friends.

Fasilitas
Aku tahu kamu dimana, kita kopdar yuuk
Kalau menurut saya, sangat banyak fasilitas yang diberikan oleh koprol ini, dibanding fasilitas microblogging yang lain, salah satu fasilitas yang cukup saya suka adalah adanya penunjuk lokasi kita. Dan tentunya kita juga bisa melihat keberadaan tentunya ini akan sangat menarik ketika kita secara tidak sengaja menemukan teman kita berada dalam satu lokasi  dengan kita, sehingga dengan ini akan semakin mudah untuk melakukan kegiatan yang biasa dilakukan oleh para blogger, yaitu kopdar. Tidak lupa juga koprol menyediakan fasilitas untuk melakukan review suatu tempat, apakah tempat tersebut sangat bagus(recomended) atau sebaliknya.

Tingkat kemudahan
Easy to Use…
Tidak terlalu sulit untuk beradaptasi dengan tampilan koprol ini, mungkin interface ini terlihat seperti Twitter, oh,ya, Koprol ini juga dapat kita akses menggunakan telepon selular, PDA, atau perangkat mobile internet lainnya, cukup arahkan browser mobile anda ke alamat m.koprol.com interface yang diberikan dalam koprol mobile edition ini juga cukup ramah bandwidth tetapi memberikan kemudahan dan fasilitas yang hampir selengkap versi desktop nya.
Kecepatan Akses
Sangat cepat dimanapun saya berada.
Koprol ini di-hosting di jaringan IIX dengan bantuan BizNet, saya sudah mencoba untuk mengakses koprol dari beberapa ISP, dan hasilnya memang sangat cepat(Secara, IIX geto loch) bahkan koprol ini juga sangat cepat ketika diakses lewat ponsel dengan proxy based browser seperti Opera Mini atau Blackberry Browser. Pada versi desktop walau AJAX dimana-mana, tapi tidak seberat plurk :D
Kesimpulan
Aplikasi Microblogging versi Indonesia yang sangat brilian
Setelah saya mencoba koprol selama beberapa minggu, jujur saya sangat kagum dengan si koprol ini :D , well, untuk kedepannya, saya harap koprol ini dapat memberikan nama daerah yang lebih detail. Khususnya di kota tempat saya tinggal, Bandung :D
And, karena sampai tulisan ini diturunkan(8/05/09) untuk menikmati seluruh fasilitas koprol ini, dibutuhkan sebuah undangan/invitation dari user lain yang telah terdaftar sebelumnya di koprol.
Rani Juliani’s Blog
Siapa sih yang tidak mengenal Rani Juliani. Seorang Caddy? Simpanan pejabat? Seorang wanita? Ya, nama Rani Juliani kian terkenal setelah terdengar penembakan Nasrudin yang diprakarsai oleh Antasari Ashar, sang Ketua KPK.
Dan ternyata Rani Juliani juga memiliki Blog, saya melihat di TV tentang keberadaan Rani Juliani di Internet dan akhirnya saya menemukan alamat blog yang “katanya” dimiliki dan dikelola oleh Rani Juliani Sendiri yang beralamatkan di http://rani-juliani.blogspot.com.

Yang jadi pertanyaan, benarkah blog tersebut milik Rani Juliani?
Saya coba membuka blognya coba periksa sana-dan sini, dan mungkin ini hasil dari pemikiran sok tau saya :D
Identifikasi blog
Tidak jauh berbeda dengan para blogger khas “mahasiswi” lainnya, ada foto yang punya blog(narsism), pada kolom “about me” juga tidak berbeda dengan blog lainnya, seperti gw bla-bla-bla lahir di bla-bla-bla lucu,imut dan lain sebagainya :P
Tampilan blog
Tampilan default blog ini, sangat default, hanya diberi tambahan banner berupa gambar kupu-kupu, lalu ada shoutbox, dan juga ada aplikasi Flash MP3 Player, dalam hal teknis blog kita tahu kalau menggunakan widget seperti ini akan memberatkan bandwidth bagi yang pengunjungnya fakir benwit, dan kebanyakan blogger tidak menggunakan widget ini, jadi menurut saya, dia masih amatiran soal blogging :P
Konten Blog
Saya coba amati, konten blog ini¬† hanya 2 konten dan merujuk ke STMIK Raharja, dan juga¬† title blognya “Rani Juliani Site Raharja” yang ikut merujuk ke STMIK Raharja. Tidak ada konten pribadi atau tentang dia selain di kolom “About Me”.
Kesimpulan
Cepet banget udah di kesimpulan :P Namanya juga analisis asal-asalan :P
Saya disini mencoba membuat kesimpulan bahwa blog tersebut sepertinya asli dibuat oleh Rani Juliani, tapi setelah itu ditinggalkan. Mengapa? Blog tersebut hanyalah sebuah tugas kuliah dari Rani Juliani itu sendiri. Karena saya coba liat content blog tersebut, hanya ada dua posting yang isinya visi dan misi STMIK Raharja, dan “Mengapa saya kuliah disana” itu menunjukkan bahwa Rani sedang melakukan latihan posting menggunakan layanan blogspot. Dan sepertinya blog tersebut sudah ditinggalkan oleh pemiliknya karena memang tugasnya sudah selesai.
Atau ada yang ingin berpendapat lain? Silahkan tambahkan di form komentar :) dan biasanya, tidak lama lagi sang pakar telematika akan meneliti lebih jauh lagi :))
..Dan sekarang blog tersebut beralih fungsi sebagai tempat iklan gratis :))
18 Years Old

Alhamdulilah Allah SWT masih memberikan saya kesempatan untuk hidup lebih lama :)
Selamat Ulang tahun ya, Anggie :)
Kontroversi Ujian Nasional
Iseng diskusi sendirian tentang Kontroversi UN,,,,,, Kenapa pemerintah menyatakan kelulusan seorang siswa hanya dari 3 hari saja ?….lebih tepatnya (+-) 6 jam saja..? padahal sekolah ‘kan selama 3 tahun…?
Mereka boleh aja mengadakan ujian untuk tahu kualitas siswa…
tapi sebaiknya jangan sampai menentukan kelulusan *subjektif, menurut saya*
cukup sekolah aja… yang lebih tahu… kemampuan .seorang siswa secara utuh…
Bener ga?
*Posted wirelessly using Nokia 9300i Powered by Sinyal Ga Kuat Indosat*
