Nomor ponsel = Privasi

Ada seseorang bertanya? Apakah nomor telepon itu sebuah privasi dari diri kita seseorang? Atau sebuah nomor yang wajib kita sebarkan..?

Kalau menurut saya, secara pribadi nomor telepon atau nomor ponsel itu adalah sebuah privasi, layaknya alamat IP pada komputer. Mengapa disebut privasi? Ya tentunya karena dengan mengetahui nomor ponsel, tentunya seseorang dapat dengan mudah menghubungi kita. Ya, dengan mudah, tentunya tidak semua orang di dunia ini bersifat baik, masih banyak orang jahat ataupun iseng, dengan menggunakan nomor ponsel kita, tentu saja orang bisa menghubungi kita dengan maksud dan tujuan yang kurang jelas, atau dengan sengaja berniat jahat pada sang pemilik nomor ponsel tersebut.

Lalu bagaimana solusinya? Hmm.. Mungkin yang pertama kita bisa menggunakan 2 nomor ponsel, bisa 1 GSM, 1 CDMA, kita bisa saja mengatur kedua nomor tersebut, misalnya nomor yang pertama hanya untuk teman dekat ataupun keluarga, sedangkan nomor yang kedua digunakan untuk nomor publik, jadi untuk seseorang yang belum kita kenal dekat, dia bisa menghubungi kita dengan nomor publik atau nomor kedua tadi. Tentunya untuk menggunakan 2 nomor ponsel membutuhkan 2 ponsel lagi, kecuali anda menggunakan 1 ponsel 2 kartu dengan sistem swap on, akan terasa merepotkan. Lebih gampang menggunakan model 1 ponsel 2 kartu dengan posisi kedua kartu itu on itu akan lebih mudah.

Atau, kita bisa saja menggunakan 1 nomor, namun kita menerapkan aturan ekstra hati-hati. Kita hanya menyebarkan nomor kita kepada orang yang sudah dikenal saja. Untuk cara ini kita memang harus hati-hati, jika salah memberikan nomor ponsel kita kepada orang yang belum terlalu kenal, nomor kita bisa jadi target spam, sebenarnya kita bisa menggunakan fasilitas call barring untuk membatasi panggilan masuk. Metode satu nomor ini biasanya diterapkan kepada orang yang ingin simpel dan tidak memerlukan banyak nomor dan juga tidak mampu membeli 2 ponsel atau membeli pulsa untuk kedua nomor ponselnya.

Saya sendiri menggunakan 2 ponsel, dengan 2 kartu yang berbeda, prabayar dan pasca bayar, dan nomor pasca bayar ini sudah lama saya pakai,namun dikarenakan tagihan saya yang sering membengkak, maka dengan terpaksa saya membeli nomor prabayar, agar dapat membatasi pemakaian, namun seiring dengan bertambahnya usia, saya sudah mulai bisa membatasi diri dengan pasca bayar dan mulai meninggalkan nomor yang prabayar secara perlahan-lahan, karena gak kuat beli pulsa+bayar tagihan pasca bayar :P .

Bagaimana dengan anda?

Menanti Kehadiran iPhone 3G di Indonesia

Jum’at, 25 Juli 2008

Kehadiran iPhone 3G di Indonesia tampaknya sangat dinantikan penggemarnya, terutama mereka yang telah memakai versi 2G. “Fitur-fitur pada iPhone unik dan berbeda dari ponsel yang lain,” tutur Anggie Sukarno, 17 tahun.

Meski masih muda, siswi siswa kelas III di SMK Informatika Bandung ini sudah lama menyukai produk Apple. Selain MacBook, iMac, dan iPod, iPhone lawas pun sudah dimilikinya.

Telepon seluler ini dipakai untuk mengakses Internet atau mendengarkan musik. Untuk urusan berkomunikasi, ia masih menggunakan ponsel lain.

Anggie berharap iPhone 3G bisa hadir secara resmi di Indonesia. Tak seperti generasi sebelumnya. “Membeli dan memakai produk secara legal lebih nyaman,” katanya.

Penanti lainnya adalah Herdiansah, 31 tahun. Web designer di Bay Interactive, sebuah perusahaan yang berbasis di San Francisco, Amerika Serikat, ini selama delapan bulan terakhir telah memakai iPhone 2G.

Bila iPhone 3G datang, iPhone lama akan dilungsurkan untuk sang istri. “Teman-teman sudah banyak yang nanya kapan iPhone 3G beredar di sini,” tutur penggemar produk Apple sejak satu setengah tahun lalu itu.

Tapi tak semua pengguna iPhone segera kepincut. Henky Rares, misalnya, memilih menunggu hasil review mereka yang memakai iPhone 3G di Indonesia.

Menurut desainer grafis di perusahaan kreatif di Jakarta ini, perbedaan nyata antara versi 3G dan sebelumnya hanyalah di kecepatan Internet. Bila nanti ada penambahan fitur dan harganya sudah turun, lelaki 28 tahun ini akan segera membelinya.

Mereka yang sebelumnya tak memiliki iPhone juga tak ketinggalan. Deon Sukma Pranindita, misalnya, sudah mengincar iPhone 3G sejak Steve Jobs memperkenalkannya pada acara Apple Worldwide Developers Conference.

Jika salah satu operator seluler di Indonesia menjual iPhone 3G, “Sudah sangat pasti saya akan beli, apalagi kalau harganya di bawah Rp 5 jutaan,” ujar Deon.

Deon mengatakan ketertarikan itu muncul lantaran iPhone 3G lebih murah daripada pendahulunya dan teknologinya up to date. “Satu hal yang pasti, ini produk Apple, karena we are Apple geek,” ujar web designer di PT Pertamina EP ini. KARTIKA CANDRA

Sumber: Suplemen – Koran Tempo, 25 Juli 2008

PS: Mohon Maaf baru bisa di publish sekarang :D . Saya memang pelupa,hehehe….

Kode-kode dalam Plastik

Apakah kita tahu, seberapa besar bahaya plastik untuk kesehatan? Ya, Plastik adalah sebuah bahan yang biasa digunakan manusia untuk membungkus sesuatu, baik itu barang ataupun makanan, seperti yang sudah kita ketahui, plastik sudah pasti tidak baik untuk kesehatan karena memang bahannya kurang bersahabat dengan tubuh kita.

Karena penggunaannya sudah dirasa tidak cukup aman, maka pada tahun 1988 The Society of Plastic Industry mengeluarkan kode-kode yang digunakan untuk mengidentifikasi plastik berdasarkan bahannya dan kegunaannya, bahkan kode-kode tersebut sudah di-standarisasi oleh ISO (International Organization for Standardization). Berikut ini adalah tanda pegenal identifikasi plastik secara umum:

  • Kode biasanya berada di dasar kemasan
  • Kode berbentuk segitiga yang terbentuk dari 3 tanda panah
  • Di dalam logo segitiga akan terdapat angka,
  • Dan di bawah segitiga, ada nama jenis plastik tersebut.

Lanjutkan membaca Kode-kode dalam Plastik →

Menutup Finder dengan mudah

Seperti yang kita ketahui, Untuk menutup sebuah aplikasi yang berjalan di Mac OS X, dengan mudah kita bisa menekan kombinasi CMD+Q, klik Nama aplikasi di menu bar lalu pilih Quit, atau CTRL+Click di Dock Aplikasi tersebut, lalu pilih Quit.

Lalu bagaimana dengan Finder? Ya, aplikasi ini sama fungsinya seperti Windows Explorer yang merupakan organizer file beserta sistemnya, banyak orang berpendapat kalau Finder itu adalah kernel-nya Macintosh. Ini sama sekali tidak benar, Finder hanya sebuah aplikasi biasa yang berfungsi untuk mengelola file,folder, dan volume dalam sistem Macintosh.

Lanjutkan membaca Menutup Finder dengan mudah →

Vista di Lingkungan Bisnis

Saya yang kebetulan menjadi seorang konsultan IT freelance, sering dibuat pusing dengan kehadiran Windows Vista dalam lingkungan bisnis. Mengapa? Oke, Ini mungkin beberapa contoh kasus yang saya hadapi.

Seorang User membeli notebook baru yang ternyata memiliki sistem OEM Windows Vista, setelah sistem terinstall. Ternyata aplikasi produktif yang biasa user gunakan tidak bisa berjalan seperti biasa, sehingga dengan terpaksa notebook tersebut harus dikorbankan sistem Vista-nya, dan downgrade ke Windows XP.

Ada lagi…

Lanjutkan membaca Vista di Lingkungan Bisnis →

Rekaman Black Box Adam Air

Masih ingat kasus Hilangnya Pesawat Adam Air dengan nomor penerbangan KI-547. Ya, musibah ini terjadi memang sudah lama, sekitar bulan Januari 2007 menelan korban jiwa sebanyak 102 orang yang terdiri dari 96 penumpang dan 6 orang awak kapal.

Baru-baru ini telah dikabarkan bahwa telah ditemukan sebuah Black Box yang diduga milik Pesawat Adam Air yang hilang tersebut, Black Box ini ditemukan di kedalaman 2000 Meter di perairan Majene, Sulawesi Barat. Alat ini merekam aktifitas penerbangan dan juga merekam suara kokpit(Cockpit Voice Recorder). Berikut adalah transkrip percakapan antara pilot dengan ATC diambil dari Kaskus dan Riri Audiya.

Lanjutkan membaca Rekaman Black Box Adam Air →

Volume Based Vs. Time Based

Kini koneksi Internet di Indonesia lebih mudah dimiliki. Beragam koneksi Internet banyak ditawarkan dengan pilihan paket antara lain pilihan volume based dan time based. Mana yang sebaiknya dipilih?

Untuk harga, mungkin belum mencapai nilai yang ideal dibandingkan dengan harga koneksi di negara tetangga seperti Malaysia,Singapura, dan Brunei Darussalam. Begitu juga dengan kecepatan akses, daerah cakupan layanan, yang sedikit banyak juga menghambat penetrasi dan menambah besar investasi awal yang diperlukan oleh Internet Service Provider.

Pilihan akses Internet di Indonesia mulai beragam. Baik dari operator atau provider yang menyediakan layanan juga pilihan satuan yang harus dibayarkan. Belakangan yang paling banyak ditawarkan dan mulai banyak dipertimbangkan dari sisi pengguna adalah pilihan volume based dan time based.

Untuk perbandingan kali ini, penulis tujukan tanpa membedakan kecepatan transfer antara penyedia layanan Internet. Beberapa variabel seperti lokasi,rentang waktu pengamatan dapat sangat mempengaruhi hasil penilaian.

Perbandingan keduanya, dengan menggunakan acuan bandwidth yang digunakan saat aktivitas tersebut digunakan. Dengan catatan perhitungan ini dilakukan dengan menggunakan koneksi ADSL yang katanya 384Kbps.

Lanjutkan membaca Volume Based Vs. Time Based →

Kerjaan yang menumpuk

Pukul 11:13 PM

Aku masih di depan komputer..

Mengetikkan sekumpulan code di aplikasi Macromedia Dreamweaver

Yang seakan-akan tidak ada habisnya.

Memang,¬† Aku tahu, aku lelah seperti ini terus…

Seluruh badan dan otakku selalu memberikan isyarat untuk istirahat…

Tapi mau bagaimana lagi? Ini memang kerjaanku sekarang…

Aku tidak bisa menghindar lagi… Harus kukerjakan semua..

Oke..

Aku siap….!!!

Mana lagi code yang harus ku-ketik? Ayo..!! Sini..!! :P

Hey, Don’t Touch My Notebook

Dirty iBook

Tidak, Kali ini bukan saya bermaksud sombong untuk melarang orang lain menyentuh komputer saya, saya izinkan semua teman saya untuk menggunakan komputer saya secara bebas, asalkan jangan sampai Sistemnya di-reinstall :D . tapi ada beberapa hal yang agak saya kurang suka saat beberapa orang menggunakan komputer saya, dan saya juga kurang enak menegurnya. Dan masalah tersebut adalah sebagai berikut.

Lanjutkan membaca Hey, Don’t Touch My Notebook →