Tag Archives: myself

Apakah aku perlu menyatakan diri kembali sebagai manusia agar aku dapat diperlakukan sebagai manusia yang sesungguhnya

Aku yang diparkir di antara tangan-tangan penguasa tak berbelas kasih

Aku tak punya kekuatan untuk menghancurkan kesombongan itu secepatnya

Aku tertindas dalam senyum palsu para pencari kekayaan di antara bangunan kemiskinan yang menjulang tinggi

Aku yang tak ternah diangap hidup dalam dunia ini

Aku yang terpaksa harus mengais di antara tumpukan kekayaan yang tak tersebar merata

Aku yang tak memihak, pikakku hanyalah ketertindasan

Aku yang ditunggangi, aku ditunggangi oleh penderitaan orang-orang sekitarku

Aku yang kata mereka bukan manusia

Aku bukan bagian dari mereka,, Mereka!

Itu kata mereka …

Aku perlu berkata kepada mereka bahwa aku ini manusia

Harus secepatnya aku katakan

Aku tak mau dipinggirkan terus – menerus

Apakah karena kulitku yang tak sama dengan mereka

Apakah karena rambutku yang memang dilecehkan mereka

Apakah karena tubuhku yang tak lengkap

Apakah karena wajahku yang tak sesuai dengan keinginan mereka

Seolah mereka sudah memesan kepada Tuhan sebelum lahirnya mereka

Hingga mereka dapatkan diri mereka dalam kesombongan

Hanya merekalah yang baik

Tak ada yang boleh membantah itu

Waktunya dan saatnya

Akan kukatakan dengan wajahku yang suram ini, kepada sang fana

AKU INI MANUSIA..!!

1 + 6 + 3 + 3

Setelah sekian lama tidak update blog, akhirnya saya mencoba untuk meluangkan waktu untuk menulis kembali. Sebenarnya banyak sekali kabar yang ingin saya tuangkan di blog ini, hanya saja dikarenakan situs blog saya sempat di suspend dengan alasan yang tidak jelas, akhirnya saya tidak bisa menulis selama beberapa minggu(bahkan bulan).

—–

Setelah hampir 12++ tahun saya berada di bangku sekolah, dimulai dari pendidikan TK selama kurang lebih 1 tahun, dilanjutkan dengan SD selama 6 tahun, SMP 3 tahun, dan SMA SMK selama 3 tahun. Dan sekarang saya sudah menyelesaikan 4 tahap pendidikan tersebut dengan hasil yang Alhamdulilah cukup memuaskan.

Memang, banyak sekali perdebatan antara saya dengan orangtua ketika saya hendak memilih sekolah, baik itu SD, SMP, dan SMA SMK, saya juga bukan seseorang yang terlalu pintar, saya cukup mengakui, saya pernah gagal masuk SMP favorit dan akhirnya terdampar di SMP yang cukup pinggiran, tapi apa daya, mungkin hanya kemampuan otak saya yang hanya cukup untuk masuk ke SMP itu, dan Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan tepat 3 tahun pendidikan tersebut dengan hasil yang cukup memuaskan.

Saat akan masuk  SMA, kembali lagi terjadi perdebatan antara saya dengan orangua ketika saat itu saya ingin masuk SMK Teknik Informatika, sedangkan orangtua saya masih bersikeras ingin memasukan saya ke jenjang Sekolah Menengah Atas, akhirnya orangtua saya mengalah, dan mengikuti pertimbangan saya, untuk masuk SMK, tentunya saya harus memiliki tanggung jawab secara penuh untuk masuk ke sekolah ini karena memang ini adalah pilihan saya sendiri, walau ternyata terasa berat, saya masih terus berusaha, dan kembali Allah pun memberikan yang terbaik untuk saya, saya lulus dengan hasil yang cukup baik, bahkan bisa dibilang sangat baik 🙂

Masa sekolah telah saya lewati, dan saat itu juga saya pertimbangkan untuk meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, entah kenapa tidak ada alasan tapi saya sangat yakin untuk kuliah ke jurusan yang tidak sesuai dengan pendidikan SMK saya, masalah itu kembali memancing perdebatan dengan orangtua saya, bahkan dengan beberapa anggota keluarga saya, beberapa masukan dari mereka ternyata malah membuat saya lebih yakin untuk lebih memilih jurusan yang kelak akan saya ambil nanti.

Ya, itu keputusan saya, dan saya harus lebih bertanggung jawab terhadap keputusan yang saya buat sendiri. Saya harap saya kembali bisa memberikan hasil yang terbaik.

Bismillahirrahmanirrahim  🙂