Perbedaan SIM Lama dengan Smart SIM

Akhirnya tanggal 22 September kemarin, Korlantas Polri resmi meluncurkan smart SIM.

Smart SIM tersebut menurut pihak Korlantas memiliki beberapa kelebihan, salah satunya adalah memiliki chip yang berfungsi merekam data pelanggaran lalin pemegang-nya, walaupun sampai tulisan ini diturunkan saya sendiri belum mengerti implementasi-nya seperti apa.

Salah satu keunggulan lainnya adalah; berfungsi sebagai uang elektronik. Ya, kita bisa mengisi kartu tersebut layaknya kartu Flazz, e-money, dan lain-lain.

Karena saya sendiri belum melihat secara detail mengenai teknis chip pada smart SIM ini, maka saya hanya akan membahas desain-nya saja, berikut adalah tampilan smart SIM:

Tampilan Smart SIM
source: https://www.motorplus-online.com/read/251866454/awas-smart-sim-masa-berlakunya-bukan-dari-tanggal-dan-bulan-lahir-tapi-dari-ini-bro

Tampilan visual

Secara visual, smart sim ini terlihat lebih simpel, beberapa informasi sedikit di-pangkas dari sim versi lama seperti tinggi badan, sidik jari, dan tandatangan kasatlatas. Sistem penomoran sim juga memiliki perubahan, yang asalnya 13 digit menjadi 14 digit dengan format X-1234-5678-90123. Uniknya, ada field baru, yaitu golongan darah. Ya, sim ini mencatat golongan darah pemegang-nya, mungkin berfungsi seandainya terjadi laka lantas. Kalau kita lihat ada satu foto grayscale di sudut kanan bawah, itu adalah fitur keamanan yang disebut dengan ghost image, tentunya berfungsi sebagai keamanan, karena ghost image ini sulit dipalsukan.

Standard Data Field Labelling / Pelabelan Data Standar

Nah ini yang menarik, seandainya sim ini dibawa ke luar negeri agar isi sim dapat dimengerti oleh otoritas asing, setiap informasi diberi label nomor, walaupun tidak standar Eropa, tapi field labelling ini memudahkan untuk dimengerti, sayangnya legenda dari nomor-nomor tersebut tidak dicantumkan dibalik sim tersebut, tapi mungkin field tersebut sudah tertanam dalam chip yang tersedia, karena tidak ada penjelasannya, berikut saya coba jelaskan:

  1. Nama lengkap
  2. Tempat lahir, Tanggal lahir
  3. Golongan darah – Jenis kelamin
  4. Alamat
  5. Pekerjaan
  6. Otoritas yang mengeluarkan

Sayangnya nomor sim, golongan sim, tanda tangan, dan masa berlaku tidak masuk dalam labelling.

Satu lagi yang menarik, jika anda bepergian ke Rusia atau ingin konversi sim anda ke sim Jepang, smart sim ini mudah sekali diterjemahkan ke bahasa asing, karena sistem labelling ini yang membuatnya simpel untuk diterjemahkan.

Terlepas dari semua desain-nya yang baru dan segala kecanggihan-nya, saya harap pihak kepolisian benar-benar menerapkan penalty point sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.