Internet cepat buat apa?

Salah satu kolega saya yang kerjanya persis seperti saya dulu, yaitu tukang download apa aja mengeluh koneksi internetnya yang lambat, dan jelas itu mengganggu aktivitas unduhannya yang cenderung tidak berguna. Saya pun penasaran dan ingin tahu seberapa lambat koneksi internet saat itu, dan berikut hasilnya:

Perlu diketahui, paket internet yang kami ambil memiliki kecepatan up to 200 mbps, dan koneksi saat ini “hanya” 94,92 mbps.

Saya mencoba mengingat-ingat, saat saya awal-awal kuliah di Rusia dulu, kecepatan koneksi internet di asrama saya yang merupakan pemberian kampus berkisar antara 40 mbps, tentunya kami sebagai wong ndeso dari negara dengan koneksi internet terlambat se-Asia Pasifik awal-awal bahagia sekali dengan koneksi dari asrama yang notabene lambat untuk ukuran Rusia; bisa nonton YouTube 2-3 tab berbarengan tanpa buffer, videocall lancar, unggah video lancar (karena koneksinya 1:1).

Pindah dari asrama ke flat, saya menggunakan provider dengan kecepatan “normal” di Rusia, yaitu 80 mbps. Disini saya mulai merasa kecepatan standar sebuah koneksi internet, saya tidak pernah komplain mengenai masalah koneksi internet, bahkan saya mulai tidak pernah bilang “internet saya cepat” lagi.

Bagaimana dengan di Belanda? Koneksi internet di Belanda bisa dibilang 11-1212 dengan Indonesia, Belanda menyandang gelar koneksi internet tercepat di Eropa, dan bagi saya itu sudah menjadi hal yang biasa saja, bahkan koneksi internet yang drop hampir 45% (dari 200 mbps menjadi 94 mbps ) saya tidak komplain, dan merasa biasa-biasa aja, haha..

Jadi, internet cepat buat apa? ©

5 thoughts on “Internet cepat buat apa?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *