Mencoba OpenSolaris

Setelah mencoba memesan Linux Ubuntu menggunakan ShipIt. Yang memang akhirnya sampai ke rumah saya dalam waktu yang cukup lama, sekitar 3-4 Minggu. Saya juga mencoba memesan CD OpenSolaris, di situs resminya, dengan menulis Nama, Alamat lengkap, dan akhirnya setelah menunggu sekitar 1 bulan lebih, dikirimkan juga ke rumah saya dan dapat ditebus dengan biaya Rp. 7.000

Langsung saja saya coba, Target awal untuk percobaan ini adalah Mac Mini, sayangnya, saya tidak punya partisi kosong di Harddisk 80GB yang ada di Mac Mini, iBook G4? Please… This is x86 System.. Not PowerPC :P Akhirnya mesin yang jadi percobaan adalah Acer Aspire 4315 saya :D .

Jujur, saya belum pernah menyentuh dan mengoperasikan Sistem Operasi berbaris Solaris, So, This is the First Time :D . Dan perintahnya juga masih terasa asing bagi saya yang sudah terbiasa dengan Sistem Ubuntu maupun FreeBSD.

Oke, percobaan dilakukan, siapkan partisi kosong, 15 GB rasanya cukup, setelah dibuat partisinya, restart komputer tekan F12 untuk mengaktifkan Boot Menu Masukkan Installer OpenSolaris, dan Jreeeng.. Tampilan GRUB Boot Loader yang mirip seperti GNU GRUB Ubuntu tampil, Oke, Lanjutkan ke GUI mode, ternyata menggunakan GNOME, yang ternyata tidak jauh berbeda dengan Ubuntu Linux, sebelum menginstall saya sempat mencoba efek Compiz-Fusion dulu :D. Sebelumnya saya memeriksa Hardware Driver-nya dan melihat, ternyata…

Terlihat di layat bahwa kedua kartu jaringan, baik wired network ataupun wireless network tidak ada driver yang pas untuk sistem OpenSolaris. Sayang sekali, padahal bagi saya ethernet adalah fungsi yang amat vital agar dapat berkomunikasi dengan komputer lain atau internet untuk mendapatkan drivernya…

Sebenarnya bisa saja saya mendapatkan nya lewat mesin lain, dan menginstallnya lewat USB Disk Drive. Cuma, tentunya itu akan sangat repot. Akhirnya saya gagalkan installasi, dan menyimpan kembali CD nya, sambil menunggu mesin lain yang bisa dijadikan percobaan,hehehe…

17 thoughts on “Mencoba OpenSolaris”

  1. Kalau gw pesan CD Opensolaris waktu pertama kali pecah, jadinya enggak ditagih bayaran :D, pas pesen lagi untuk yang kedua kalinya baru bayar Rp. 7000, pastinya dalam keadaan utuh :D

  2. Gie, kamu masih kayak yang dulu ;)) kerjaannya oprek komputer mlulu sampe sakit…

    Ternyata sekarang juga msih sering ya haha

    Kpan mau ke moscow, di tunggu eyang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.