Sedikit lebih mahal, Tapi Tidak Ribet

Beberapa hari yang lalu, saat saya berkunjung ke Galeri Indosat untuk membayar tagihan ponsel saya, saya ditawari oleh Customer Service untuk upgrade tarif kartu Pascabayar saya. Dari paket Free Abodemen menjadi Free Abodemen + Rp. 15/Detik Ke Semua Operator karena gratis, saya coba upgrade saja :D , dan sekarang skema tarif Matrix saya menjadi seperti ini.

Rp. 15/detik ke semua operator baik GSM, CDMA, ataupun PSTN, Lokal ataupun Jarak Jauh, tarif berlaku 24 jam tanpa ada batasan waktu. Mahal atau murah? Itu tergantung anda :P

Menurut saya? Mahal. Mengapa? Ya kalau kita coba untuk hitung-hitungan, Rp. 15 x 60 Detik = Rp. 900 . Untuk waktu 1 menit saja kita sudah menghabiskan Rp. 900, Cukup mahal. Apalagi jika kita kembali menghitung Rp.900(1 Menit) x 60 Menit = Rp. 54.000 . 1 Jam berbicara, kita sudah menghabiskan Rp. 54.000. Sangat mahal, apalagi buat saya yang diharuskan melakukan percakapan di telepon dengan sang pacar calon istri yg berada nun jauh disana dengan rules “Minimal 1 jam kita bicara, kalau nggak kita putus!” :))

Dan walau memang mahal, namun tentunya dibalik itu ada sedikit keuntungan dari tarif ini, yaitu tidak ribet dalam masalah persyaratan tarif. Oke, kita ambil contoh, provider memang ada yang lebih murah dari tarif ini, bahkan ada yang sampai Rp. 0,000…. Hanya saja, itu berlaku ke sesama provider itu sendiri, sedangkan tidak semua teman saya memakai provider yang sama, ya kan? Dan celakanya, dibalik tarif yang murah dengan rules “Ke Sesama Operator” itu, tarif percakapan antar provider yang berbeda ternyata jauh lebih mahal dari ini.

Setelah tadi soal persyaratan, sekarang soal waktu, Sebenarnya saya bisa saja menggunakan kartu Mentari, dengan tarif Rp. 5/Detik. Lebih murah bukan ? Hanya saja tarif tersebut berlaku mulai pukul 23:00 – 04:59. Niat untuk menelepon calon istri sekitar jam 11an, eeh, yang jawab malah bokapnya n bilang “Malem-malem gini malah telepon, dasar ga tau waktu” =)) Terus terang, saya kurang suka dengan tarif murah tapi berlaku di waktu dimana kita sedang memasuki Power Save Mode. Kebanyakan teman saya malah sering menelepon saya tengah malam, dengan alasan “lebih murah”. Ya, memang murah, tapi waktu istirahat saya terganggu ;))

Ya, dibalik semuanya memang ada beberapa keuntungan, dimana saya tidak harus ribet berpikir lagi soal persyaratan tarif dan waktu tarif itu berlaku, saya cukup puas untuk kualitas panggilannya, selama ini belum pernah terjadi drop call ataupun call failed.

Walau begitu saya juga harus pintar-pintar untuk manage keperluan menelepon saya.

20 thoughts on “Sedikit lebih mahal, Tapi Tidak Ribet”

  1. Beberapa waktu lalu terlihat jelas persaingan tarif tidak sehat dari semua operator yang selalu berubah-berubah tanpa memperhatikan kualitas yang diberikan kepada para pelanggannya, dan tentunya membuat pelanggan kebingungan…
    Untuk tarif sepertinya tidak ada komentar asalkan “transparan”, tetapi untuk kualitas sepertinya masih dipertanyakan?

  2. Wah,,, diriku pake telkomsel. Jakarta, bandung, semarang, jogja, solo, surabaya, bali (dan kota2 selama perjalanan) sinyal ada terus. Tarif nya jangan tanya, mo siang, malem, pagi, sore, kemana saja, dari mana saja, kapan saja, bayar nya MAHAL

    :P Jadi promosi

  3. yah emang gitu…
    saya pemakai 3 yang tarifnya dipukul rata… seribu per menit ke seluruh operator.. apa lagi klo jauh jauh.. 2000 per menit. Sengaja cari yang mahal, biar orang pada males nelepon saya… ahaha
    dulu seneng sama tarif smsnya. sekarang jadi males klo di gratisin… agak macet di jalan smsnya… huh…

  4. whoah.. keren.. btw jiye yang calon istri berada nan jauh disana :P hihihihi.. tapi.. masalah waktu nelp sih dah biasa aja tuh, mo jam berapa? asal kompakan aja waktu nya ^ ^ yah itung2 saling pengertian lah.. hemat atau pura2 miskin kan salah satu cara biar cepet tajir ^ ^

  5. heheh, blognya bagus banget.
    eaaa, gw masih berkutat di m3 sama starone. kyaknya klo prabayar biar emak aja yg pake..hahaha
    tapi kyaknya lumayan jg.. bener. asal bisa memanage, hehe

  6. aku pake Xplor dari XL, tarifnya sampe saat ini masih nyaman tuh, IDR 1/detik ke sesama XL dan IDR 9/detik ke operator lain, flat sepanjang hari tanpa ada batasan waktu dan jarak serta tanpa abodemen.
    *pake itu detik bayar detik itu*
    cuma untuk internetan masih lebih murah M3 :( , jadi harus bisa manage untuk pake inetnya deh..

  7. That is my third time visiting this internet site. We are beginning a new initiative in the same class as this website. Your site provided us with beneficial information to work on. You’ve gotten performed a admirable job. The rationale why i like this put up and it is so informational and I’m gonna save it. One thing to say the Indepth analysis this post by Premier Partners in Seoul, has is vastly remarkable.Nobody goes that further mile these days? Well Executed!!!

  8. Heya i am for the first time here. I came across this board and I find It truly useful & it helped me out much. I hope to give something back and aid others like you aided me.

  9. hi!,I love your writing so so much! percentage we be in contact more about your article on AOL? I need a specialist on this area to resolve my problem. Maybe that¡¯s you! Having a look ahead to look you.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.