Penjelasan Tentang Uni Eropa

European Union map
Source : https://vladimirribakov.com/history-of-the-european-union/

Uni Eropa adalah organisasi yang beranggotakan negara-negara di Eropa, hingga saat ini, anggota dari Uni Eropa berjumlah 28 negara, negara-negara tersebut adalah Austria, Belanda, Belgia, Britania Raya, Bulgaria, Denmark, Estonia, Finladia, Hongaria, Irlandia, Italia, Jerman, Kroasia, Latvia, Lituania, Luksemburg, Malta, Perancis, Polandia, Portugal, Republik Ceko, Romania, Siprus, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia dan Yunani.

Bagaimana sistem Uni Eropa bekerja merupakan hal yang kompleks, maka dari itu untuk postingan ini, saya hanya akan menjelaskan tentang tiga hal dibawah ini dan beberapa benefit dari bergabungnya suatu negara ke Uni Eropa

  1. Setiap negara anggota wajib membayar “membership fee”
  2. Setiap negara anggota memiliki kewajiban mengikuti aturan dan hukum yang ditetapkan oleh Uni Eropa berdasarkan Dewan Uni Eropa, dan Komisi Eropa
  3. Setiap warga negara anggota Uni Eropa otomatis menjadi warga negara Uni Eropa

Untuk poin ketiga, artinya jika anda adalah salah satu dari warga negara Uni Eropa, anda bisa tinggal, bekerja, liburan, bahkan pensiun di negara anggota lainnya, sistem ini mirip di Amerika Serikat, dimana anda bisa bebas pindah, dan bekerja di semua negara bagian di AS.

Perlu diketahui bahwa tiga statement diatas memiliki syarat dan ketentuan sendiri-sendiri, disinilah bagian yang cukup memusingkan. Syarat, ketentuan dan pengecualian  dalam perjanjian Uni Eropa ini cukup kompleks, kalau itu semua dibahas, tulisan ini tidak akan habis-habis.

European Economic Area

Islandia, Norwegia, dan Liechtenstein tidak tergabung dalam Uni Eropa, tapi jika anda warga negara Uni Eropa anda dapat pindah dan tinggal di tiga negara tersebut, begitu pula sebaliknya, warga negara Islandia, Norwegia dan Liechtenstein dapat tinggal di negara-negara anggota Uni Eropa. Mengapa? Karena tiga negara tersebut tetap membayar “membership fee” ke Uni Eropa walaupun mereka tidak tergabung dalam Uni Eropa, maka dari itu lahirlah EEA atau European Economic Area.

Skema EU dan EEA
EU dan EEA

Anggota negara EEA memiliki freedom of movements (baik itu orang, barang maupun jasa) yang sama dengan anggota Uni Eropa, EEA juga mengadopsi sistem hukum Uni Eropa, yang membedakan adalah, EEA tidak mengikuti aturan common fisheries policy, aturan dari Uni Eropa ini memberikan kebebasan tiap anggotanya untuk menangkap ikan di wilayah perairan anggota lainnya, EEA juga tidak mengikuti aturan kebijakan Sumber Daya Alam bersama, kebijakan pajak dan kebijakan luar negeri Uni  Eropa.

Minyak bumi dan perikanan adalah alasan terbesar Norwegia dan Islandia tidak bergabung ke Uni Eropa, karena kedua negara tersebut memiliki kekayaan sumber daya laut yang cukup tinggi, sedangkan Norwegia memiliki cadangan minyak bumi dan gas yang cukup tinggi.

Switzerland dan Area Schengen

Switzerland – sampai saat ini masih bersifat netral, tidak tergabung dalam organisasi manapun, kecuali area schengen. Apa itu area schengen?

Area Schengen adalah kesepakatan antar beberapa negara di Eropa untuk menghapus pengawasan perbatasan di antara mereka. Perjanjian ini mencakup izin masuk area schengen (skema visa schengen), kerjasama polisi lintas batas, kontrol perbatasan eksternal, dan pengawasan SIS (Schengen Information System).

Perbatasan Austria
Beginilah bentuk perbatasan internal di area Schengen, hanya berupa tanda. – dan sudah terkena vandalisme 😀

Intinya, di dalam area schengen tidak ada yang namanya imigrasi ataupun pemeriksaan perbatasa, dengan adanya perjanjian ini kita dapat menyetir mobil dari Portugal menuju Estonia tanpa adanya penjaga perbatasan dan pertanyaan “apa tujuan anda ke negara A?”, penjaga perbatasan hanya akan kita temui jika kita melanjutkan perjalanan menuju Rusia, dimana itu merupakan border eksternal area Schengen.

Google Maps Lisbon and Tallin
Dengan adanya area Schengen, perjalanan antar negara tidak perlu ribet dengan imigrasi dan penjaga perbatasan

Untuk Switzerland yang tergabung dalam area schengen tapi bukan merupakan anggota Uni Eropa, itu berarti warga negara Uni Eropa dapat berkunjung ke Switzerland tapi tidak untuk tinggal dan bekerja, untuk kedua hal itu mereka tetap memerlukan izin khusus. Switzerland juga memiliki kebijakan bea cukai tersendiri.

Britania Raya dan Irlandia yang tergabung dalam Uni Eropa lebih memilih tidak bergabung dalam area schengen, jadi antara mainland Europe dan Britania Raya masih terdapat passport control, begitu pula dengan sistem visa, Britania Raya memiliki kebijakan visa tersendiri.

EU, EEA dan Schengen
EU, EEA dan Schengen

Eurozone

Euro banknotes
Source : https://www.pixelstalk.net/wp-content/uploads/2016/03/Money-euro-banknotes-coins-wallpaper-HD.jpg

Uni Eropa memiliki mata uang tersendiri yang disebut dengan Euro, mata uang ini digunakan oleh mayoritas negara anggota Uni Eropa, penggunaan mata uang yang antar negara ini  disebut dengan Eurozone, agar negara dapat bergabung dengan Eurozone, syarat-syarat berikut harus dipenuhi:

  1. Inflasi kurang dari 1.5% dari rata-rata anggota negara lainnya.
  2. Rasio hutang terhadap PDB kurang dari 60%.
  3. Defisit pemerintah kurang dari 3%.

Untuk negara-negara anggota Uni Eropa yang belum tergabung ke Eurozone, saat tiga syarat diatas terpenuhi, secara otomatis mata uang lokal mereka akan digantikan dengan Euro.

Denmark, Swedia, dan Britania Raya memiliki kebijakan tersendiri yaitu tidak akan pernah gabung ke Eurozone dan lebih memilih untuk menggunakan mata uangnya sendiri.

Uniknya, ada empat negara kecil di Eropa yaitu Andorra, San Marino, Monako dan Vatikan yang memiliki kebijakan tersendiri, yaitu memiliki hak untuk menggunakan Euro meskipun mereka tidak tergabung dalam Uni Eropa.

EU, EEA, Schengen, dan Eurozone
EU, EEA, Schengen, dan Eurozone

Outermost Regions of the European Union

Ini yang cukup kompleks, ada baiknya anda baca postingan saya tentang Perbedaan Holland dan Netherlands.

Sama seperti Belanda. Portugal, Spanyol, Inggris, Perancis dan beberapa negara lainnya memiliki koloni atau overseas territories, ya, tipikal negara Eropa 😀 , dalam tatanan Uni Eropa, daerah koloni ini disebut dengan Outermost Regions of the European Union. Setiap negara memiliki perlakuan tersendiri terhadap koloninya, tapi secara umum area tersebut masih tergabung dalam Uni Eropa, tapi  ada beberapa pengecualian untuk koloni ini, yaitu:

  • Hukum Uni Eropa tidak berlaku di area koloni.
  • Mereka tetap warga negara Uni Eropa dan berpaspor sesuai dengan negara induknya.
  • Penduduk yang tinggal di daerah koloni, memiliki kebebasan untuk pindah, bekerja di negara-negara di Eropa, tapi tidak untuk sebaliknya.
  • Visa Schengen tidak berlaku di negara koloni, contohnya kita tidak bisa ke Bonaire dengan visa schengen, kita memerlukan visa khusus meskipun Bonaire masih merupakan bagian dari negeri Belanda.

Dan beberapa pengecualian, syarat dan ketentuan yang sayangnya tidak bisa saya tulis, karena pasti akan membosankan 😀

 

5 thoughts on “Penjelasan Tentang Uni Eropa”

  1. Yang menarik itu andorra bang, ga masuk area schengen, jadi kalau mau masuk ke negara itu, kita wajib punya visa schengen tipe multiple entry, karena di negara itu tidak ada bandara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.