Warning: mysql_real_escape_string() [function.mysql-real-escape-string]: Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/anggiema/public_html/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1191

Warning: mysql_real_escape_string() [function.mysql-real-escape-string]: A link to the server could not be established in /home/anggiema/public_html/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1191

Warning: mysql_real_escape_string() [function.mysql-real-escape-string]: Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/anggiema/public_html/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1194

Warning: mysql_real_escape_string() [function.mysql-real-escape-string]: A link to the server could not be established in /home/anggiema/public_html/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1194

Warning: mysql_real_escape_string() [function.mysql-real-escape-string]: Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/anggiema/public_html/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1197

Warning: mysql_real_escape_string() [function.mysql-real-escape-string]: A link to the server could not be established in /home/anggiema/public_html/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1197
I'm Anggie | Nothing But Anything | Page 3

Klarifikasi mengenai nama saya di situs “Konfrontasi”

Beberapa hari yang lalu, saya mendapat info dari teman saya yang mengatakan bahwa ada nama saya tercatut dalam sebuah artikel, dimana artikel tersebut sedang dipermasalahkan baik kalangan PERMIRA maupun pihak KBRI Moskow, tentunya saya penasaran, berikut tautan artikel tersebut.

Setelah saya baca artikel tersebut, ditemukan nama saya dalam artikel tersebut, dan inilah yang mereka tulis:

Yanuar dan Ridwan adalah anak bangsa yang direkomendasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), bersama Anggie Soekarno dan  rekan-rekan lainnya.

Baiklah, di luar dari isi berita tersebut saya ingin klarifikasi beberapa hal:

  1. Saat masih di Indonesia saya memang pernah mengurus surat rekomendasi belajar di Luar Negeri dari Pengurus Besar Nahtadul Ulama, itu benar adanya.
  2. Mengenai pencatutan nama saya di artikel tersebut, tidak pernah ada izin dari saya, bahkan di artikel tersebut penulis menggunakan nama dari akun Facebook saya, bukan nama asli saya, dan saya tinggal di Penza, bukan di Voronezh.
  3. Karena tidak ada konfirmasi sebelumnya, saya tidak pernah merasa diwawancara, ataupun berkontribusi dalam artikel tersebut. Jadi, tulisan tersebut di luar pengetahuan saya.

Jadi, jangan tanya saya lagi mengenai isi dari artikel tersebut,

Terima kasih 🙂

————

Opini pribadi: Saya kurang setuju dengan tulisan tersebut, baik dalam tata bahasa, penggunaan foto tanpa izin, maupun isi dari artikel tersebut yang justru membuat citra mahasiswa Indonesia di Rusia terlihat buruk.

Blokir sana, blokir sini

Media sosial macam Twitter dan Facebook merupakan alat bantu bagi saya untuk dapat mengetahui trend ataupun isu apa yang sedang naik daun di Indonesia, dan kebetulan yang sedang di bahas belakangan ini adalah urusan pemblokiran situs tertentu yang dianggap terkait dengan radikalisme.

Seperti biasa banyak pengguna sosial media menanggapi hal ini, sampai-sampai ada yang sempat bilang bahwa pemerintah anti islam 😀 awalnya saya menahan diri untuk tidak berkomentar apapun tentang ini, tapi akhirnya bablas ikut komentar juga deh 🙂

Saya secara pribadi berpendapat bahwa tidak ada gunanya melakukan pemblokiran, mau situs islam dengan alasan radikalisme(?) atau  situs porno dengan alasan merusak moral (?), mungkin nanti akan ada pemblokiran untuk situs yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia, misalnya? 🙂

Lagipula, untuk melewati pemblokiran itu bukan cara yang susah, ada banyak proxy untuk melewati pemblokiran di Indonesia, di Internet bertebaran cara untuk melakukan itu.

Saya melihat list situs-situs yang di blokir kominfo, beberapa diantaranya yang saya tau pernah menyebar berita kebencian terhadap pemerintah saat ini, tapi apa itu pantas di blokir? Tidak, toh  saya juga tidak terpengaruh terhadap tulisan yang ada di situs-situs tersebut.

Solusi menurut saya tentunya pendidikan terhadap akses Internet dan perbanyak konten positif jauh lebih baik daripada blokir-memblokir ini.

 

Roaming Nasional

Pernah dengar kata Roaming? Roaming telepon seluler, istilah ini sudah cukup usang di kalangan orang Indonesia, saya sendiri terakhir dengar istilah ini sekitar tahun 2002-an(?), di mana kartu GSM saya saat itu sudah  bebas roaming nasional.

Pindah ke Rusia, membuat saya kembali stress dengan istilah roaming ini, saya pikir istilah ini sudah tidak berlaku, meski pun tahun 2007an, terutama saat perjalanan saya ke Moskow beberapa hari ini, setiap menerima telepon dari siapapun, pulsa saya tersedot habis 🙁 tentunya tarif telepon pun berbeda, lebih mahal dari kota tempat saya tinggal. :/

… Dan yang lebih parah lagi, koneksi internet modem 4G  saya tidak bisa dipakai, karena berada di luar region tempat saya tinggal.

Cih! apalah guna 4G tapi masih ada roaming nasional

Крещение

Крещение
Gambar diambil dari http://sehmet.ru/zagovory-obryady-ritualy-na-kreshhenie/

Крещение (Kresheniye) dalam bahasa Indonesia bisa diartikan pembaptisan atau mensucikan diri dengan cara berendam di sungai pada musim dingin, ritual ini merupakan tradisi kristen ortodoks. di Rusia,  tradisi ini dilaksanakan pada tanggal 19 – 21 Januari setiap tahun, itu berarti saat negara ini sedang memasuki musim dingin.

Bagi saya sendiri tidak ada yang istimewa dengan ritual ini selain keberanian orang berendam di sungai dengan suhu air berkisar antara -5°C sampai -25°C.

Hanya saja, secara mendadak dosen saya mengajak saya dan Fris untuk melihat langsung tradisi ini, tentunya tawaran ini sulit untuk saya tolak 😀 .

Sekitar pukul 4 sore kami di jemput di sekitar Teater kota Penza, kami di bawa sampai ke pinggiran kota Penza, dan melihat sungai yang tentunya sudah membeku, disana ada beberapa orang mulai ‘mengantri’ untuk melakukan ritual ini. Dan saya cukup kagum (dan kaget) melihat mulai dari orang tua hingga anak-anak asik bermain dengan air yang saat itu bersuhu -15°C.

Ilustrasi, gambar di ambil dari http://drugoi.livejournal.com/3806500.html

Saya pun sempat diajak untuk ikut masuk ke air, sayangnya karena mereka mengajak saya secara mendadak, maka saya tidak membawa persiapan, seperti baju ganti dan lain-lain.

Lalu bagaimana tata cara melakukan ritual ini? Itulah pertanyaan yang saya ajukan ke dosen yang mengajak saya, ternyata tidak terlalu rumit, walau mungkin diperlukan niat yang tulus, mental yang kuat, dan fisik yang sehat tentunya.

Dia menjelaskan, pertama-tama harus berdoa sebelum masuk ke air, lalu secara perlahan masuk ke air, sambil terus memanjatkan doa, lalu masukkan kepala ke air secara tiga kali berturut turut, dan kembali ke atas air, sudah 😀

Saya pikir bakalan lama di air ternyata cuma 5-10 menit :p

Lalu bagaimana perasaan mereka setelah melakukan ritual ini? Mereka berkata, saat di dalam air, mereka merasakan kehangatan dan setelah itu merasa badan lebih segar. (meskipun aneh, tapi itulah mereka dengan kepercayaannya yang seperti itu).

PS: Sialnya, undangan menghadiri ritual ini dadakan, sehingga saya tidak sempat membawa perlengkapan, dan dokumentasi yang berhasil saya ambil hanyalah foto yang diambil dari kamera dosen saya. 🙁

спутник
Akhirnya bisa ambil foto, walaupun sudah tidak ada orang

Tentang Maskapai LCC dan Maskapai Reguler

Saya baru-baru ini dengar tentang menteri perhubungan yang akan menghilangkan ‘tarif murah’, dan kebijakan ini tentunya menuai banyak kontroversi 😀

Jadi gini..

Apa benar yang namanya LCC semacam AirAsia itu murah? Iya jika kita memilih untuk melakukan perjalanan terjadwal, dan tidak jika kita memilih perjalanan secara mendadak, atau perjalanan bisnis.  Kenapa begitu? Sebagai contoh, saya sering jalan-jalan, dan tentunya jalan-jalan saya terjadwal, apa yang saya bawa? Hanya tas ransel kecil, dan saya yang biasa makan di mana saja, tidak perlu makan di pesawat. Dalam kondisi itu LCC memberikan solusi atas gaya perjalanan orang miskin seperti saya.

Coba kita lihat contoh lainnya, saat ada urusan pekerjaan saya diharuskan pergi ke suatu tempat, dalam waktu 3 hari ke depan saya harus sudah berada di tempat tujuan, maka dari itu saya harus cari pesawat di pagi hari, ditambah dengan sarapan di pesawat, dan bagasi yang diperlukan, apakah dengan naik maskapai LCC saya akan dapat harga lebih murah? Tidak, harganya akan (hampir) sama dengan maskapai full service.

Lalu apakah LCC mengurangi fasilitas keselamatan? Tentu tidak, LCC memotong biaya penerbangan berdasarkan*:

  • Jumlah kursi di pesawat.
  • Jenis kertas untuk tiket dan boarding pass.
  • Biaya bagasi dan makanan yang dijual terpisah.
  • Penggunaan satu jenis pesawat dalam satu maskapai.
  • Sistem penjualan tiket.

Tentunya tidak ada satupun aspek keselamatan yang dikurangi, bahkan bisa kita lihat di maskapai manapun, perlengkapan keselamatan tidak ada satupun yang dikurangi.

Jadi menurut saya, mematok harga tiket pesawat tidak akan mempengaruhi keselamatan ataupun perizinan terbang 😉

 

* Data diambil dari presentasi ELFAA “Variations in Airport Charges”, Jan Skeels – Secretary General, Aviation Industry Group – 2nd Annual Managing Airline Operating Costs Conference.

Mengurus Visa Pelajar Rusia

Kembali postingan telat 🙂

Akhirnya entry visa saya sudah habis masa berlakunya, sudah saaatnya perpanjang visa pelajar, dan sialnya saya hampir lupa perpanjang, untung tidak sampai di deportasi.

Berhubung ini tahun pertama saya di Penza, maka ada beberapa syarat tambahan yang harus di selesaikan, berikut syarat administrasi yang diperlukan:

  • Fotokopi semua halaman paspor (hanya yang terdapat cap/stempel).
  • Terjemahan paspor dalam bahasa Rusia.
  • Fotokopi kartu migrasi.
  • Pas foto 3×4, 12 lembar.

Oia, biaya yang diperlukan untuk perpanjang visa adalah 1000 rubel ( IDR 212.934 ).

Prosesnya cukup mudah, cari bank Sberbank terdekat, bilang ke Customer Service bahwa ingin perpanjang visa pelajar, setelah pembayaran dilakukan mbak CS yang cantik akan memberikan bukti pembayaran.

Langkah berikutnya, bawa bukti pembayaran beserta seluruh syarat yang diperlukan ke kantor imigrasi kampus, berikan semua dokumen yang diperlukan, mereka kan meneliti setiap dokumen yang kita berikan, jika semua dokumen tidak ada masalah, pihak kampus akan mengambil paspor kita, dan visa jadi dalam 14 hari kerja, jangan khawatir selama tanpa paspor, kita akan diberi surat keterangan pengganti paspor 🙂

 

Repotnya Prosedur Buka Rekening Bank di Rusia

Ini kejadian satu bulan yang lalu, baru saya tulis sekarang, jangan tanya alasannya ya 😉

Pagi itu saat saya sedang di kelas, pegawai dekanat datang menghampiri saya, dia menyuruh saya membuka rekening di Bank VTB24 ( ВТБ24 ) untuk urusan biaya hidup dari Pemerintah Rusia. Kalau urusan uang tidak akan saya lewatkan kesempatan ini tentunya, saya bertanya apa saja syarat untuk membuka rekening Bank, dari dan menurut dekanat syarat yang diperlukan adalah:

  • Paspor asli
  • Dokumen asli terjemahan paspor yang di stempel oleh notaris setempat.
  • fotokopi semua halaman paspor ( versi dekanat bilang, saya harus fotokopi semua halaman paspor, termasuk yang kosong)
  • Fotokopi surat registrasi (izin tinggal)

Dokumen yang cukup keberatan bagi saya adalah dokumen asli terjemahan paspor yang di stempel notaris setempat. Biaya menerjemahkan dokumen ini sangat mahal, dan sudah saya berikan aslinya saat registrasi kampus, mosok harus saya berikan lagi untuk pembukaan rekening.

Oke, dengan modal nekat, saya siapkan persyaratan versi saya sendiri:

  • Paspor asli
  • Fotokopi terjemahan paspor 😀
  • Fotokopi semua halaman paspor, yang ada stempel saja 😀
  • Fotokopi surat registrasi

Berbekal syarat ‘bikinan sendiri’ saya coba datangi Kantor Cabang VTB24 di Jalan Moskovskii, saya disapa ramah oleh Mbak CS yang cantik, saya jelaskan maksud saya membuka rekening, saat saya bilang saya mahasiswa beasiswa pemerintah Rusia, saya dilimpahkan ke lantai dua, bagian pembukaan rekening korporat, di lantai dua, kondisinya tidak seperti Bank, berantakan, saya berikan semua berkas yang diminta dan diminta untuk kembali lagi 20 hari kemudian.

Hebatnya, dia tidak mempermasalahkan mengenai syarat yang ‘berbeda’.  20 hari kemudian saya datang ke Bank, dan bertanya, apa kartu saya sudah jadi?

Ternyata masalah terjadi, dia tidak bisa proses rekening saya karena tidak mengerti isi paspor saya

Kondisi di BankApa? Bagaimana bisa dia tidak mengerti isi paspor saya, ternyata mbak Costumer Service yang cantik dan jelita ini tidak bisa membaca huruf alfabet, dan tidak mengerti bahasa inggris yang tertulis dalam paspor saya, #doh

Oke, saya agak sedikit marah  dan menyangkal bahwa sudah menerjemahkan dokumen tersebut, dia membaca terjemahan yang saya berikan, sialnya, dia kekeuh dengan format nama saya yang tidak sesuai dengan format Rusia. Duh.. Jelas-jelas di hadapan dia adalah orang asing, masih mempertanyakan kenapa nama saya tidak sesuai dengan format mereka, di sini, saya berargumen, buat nama saya seperti format Rusia, karena nama saya sudah tiga suku kata. Akhirnya dia mengalah juga 😀

Selesai masalah? Belum! Yang terakhir adalah sistem komputer mereka tidak bisa input nomor paspor saya,  nomor paspor saya 8 digit, sedangkan input mereka disamakan dengan format paspor internal Rusia, 5 digit. Kali ini mereka tidak mau membantu karena field di komputer mereka tidak bisa ditambah sedangkan mereka harus input nomor sesuai dengan yang di paspor saya.

Sampai tahap ini , pihak bank banyak diskusi, dan menyita waktu cukup banyak, bahkan sampai hari sudah mulai gelap (FYI jam kerja Bank sampai jam 4 dan saat itu sudah musim gugur, dimana jam 3 matahari sudah terbenam), hingga akhirnya mereka memutuskan untuk memotong nomor paspor saya di komputer Bank, dengan beberapa surat pernyataan yang harus saya tandatangani.

WP_20141106_003
Akhirnya kartu  pun jadi 🙂

Setelah selesai tandatangan sana sini, akhirnya saya di beri kartu ATM (dengan kondisi nama saya susunannya salah), terakhir dia menawarkan aktivasi internet banking, saya setuju, tapi saya disuruh menulis username dan password dalam lembaran aktivasi, baru kali ini saya melihat aktivasi internet harus menulis password di lembar aktivasi, akhirnya saya tidak jadi aktivasi internet banking, ambil kartu dan kembali ke asrama.

The Theory of Everything

Saya jarang ke bioskop, kecuali filmnya cukup menarik. Sialnya film Theory of Everything ini membuat saya penasaran, terlebih lagi saya orang yang cukup mengagumi kejeniusan seorang Stephen Hawking, siapa dia? Silahkan cari tahu sendiri 🙂

Saya pernah sebelumnya menonton film  tentang biografi Stephen Hawking, dalam film yang dirilis BBC tahun 2004, di film itu diceritakan bagaimana Hawking menyelesaikan program doktornya di Universitas Cambridge. Dan ‘katanya’ dalam film yang terbaru ini diceritakan kisah cinta Hawking dengan Jane Wilde. Makin penasaran 🙂

 

 

Pengalaman isi bensin di Shell

Beberapa hari yang lalu, saya mengisi bensin mobil di Shell Jalan Sukarno Hatta. Setelah parkir kendaraan di samping pompa bensin, saya keluar dan disapa oleh seseorang trainee, dengan sopan dia menawarkan untuk mengisi bensin oktan 95, saya menolak dan menyuruhnya isi full dengan bensin super, lalu saya tinggalkan mobil menuju minimarket yang ada di tempat itu untuk membeli beberapa makanan. Dari dalam minimarket saya melihat beberapa petugas membawa pasir ke sekitar mobil saya, saat kembali ternyata handle bensin terjatuh setelah penuh dan membuat beberapa liter bensin tercecer di tanah. Saya memaklumi, dan memberikan uang ke petugas yang sedang disana, namun dia yang ternyata supervisor menolak uang saya, katanya saya mendapat bensin gratis karena kecelakaan kecil tadi. Ya, itu hari yang beruntung 😉

Seharusnya pertamina belajar dari pom bensin yang satu ini.

Sinkronisasi Kontak Ponsel dengan Google Contacts

Kontak pada ponsel memang berharga, dia tentunya digunakan untuk menyimpan sekumpulan nomor telepon kerabat di ponsel. Saya masih ingat, dulu saya selalu menyimpan seluruh kontak di SIM Card, jika ganti ponsel, kontak yang ada di SIM Card dapat dibaca pada ponsel yang baru, simpel dan efisien. Disamping itu, backup kontak pada PC sangat dianjurkan, untuk mencegah resiko hilangnya ponsel yang berakibat hilangnya seluruh data pada ponsel.

Sekarang, teknologi Cloud Computing sudah merambah pada ponsel(atau menjadi smartphone), kita dapat menyimpan kontak di server, dan dapat diakses di mana saja selama perangkat tersebut memiliki akses ke Internet. Gadget hilang? Tidak masalah, kontak kita tidak akan hilang, 🙂 selain itu kita juga dapat sinkronisasi kontak antara ponsel satu dengan ponsel lainnya. Berikut ini akan saya jelaskan cara Sinkronisasi Kontak dengan Google Contacts di tiga device(Blackberry OS, Android, dan iOS)

Continue reading Sinkronisasi Kontak Ponsel dengan Google Contacts

Nothing But Anything