Aku yang diparkir di antara tangan-tangan penguasa tak berbelas kasih
Aku tak punya kekuatan untuk menghancurkan kesombongan itu secepatnya
Aku tertindas dalam senyum palsu para pencari kekayaan di antara bangunan kemiskinan yang menjulang tinggi
Aku yang tak ternah diangap hidup dalam dunia ini
Aku yang terpaksa harus mengais di antara tumpukan kekayaan yang tak tersebar merata
Aku yang tak memihak, pikakku hanyalah ketertindasan
Aku yang ditunggangi, aku ditunggangi oleh penderitaan orang-orang sekitarku
Aku yang kata mereka bukan manusia
Aku bukan bagian dari mereka,, Mereka!
Itu kata mereka …
Aku perlu berkata kepada mereka bahwa aku ini manusia
Harus secepatnya aku katakan
Aku tak mau dipinggirkan terus – menerus
Apakah karena kulitku yang tak sama dengan mereka
Apakah karena rambutku yang memang dilecehkan mereka
Apakah karena tubuhku yang tak lengkap
Apakah karena wajahku yang tak sesuai dengan keinginan mereka
Seolah mereka sudah memesan kepada Tuhan sebelum lahirnya mereka
Hingga mereka dapatkan diri mereka dalam kesombongan
Hanya merekalah yang baik
Tak ada yang boleh membantah itu
Waktunya dan saatnya
Akan kukatakan dengan wajahku yang suram ini, kepada sang fana
AKU INI MANUSIA..!!





Home



December 14th, 2009 at 11:26 pm
Akulah manusia superrrrrr
December 15th, 2009 at 1:09 am
dihadapan siapa engkau merasa tak mulia?
sebab rambut?
sebab kulit?
sebab anggota tubuh tak lengkap?
sebab wajah tak tampan?
kamu salah…bagi beberapa orang di dunia ini, semua itu tidak penting
*ini kayaknya buat tugas yah*
December 15th, 2009 at 9:41 am
oh bukan cumi-cumi lagi toh?
sepertinya tugas ya? ntar tugas kuliah gue posting juga ah..
tapi apaan ya?
December 15th, 2009 at 12:00 pm
ini yang gw benci ketika anggie jadi mahasiswa sastra…
December 15th, 2009 at 12:44 pm
Sebenarnya kata ‘Aku’ tersebut untuk siapa?
December 15th, 2009 at 3:47 pm
Ini bukan tugas woy
December 17th, 2009 at 9:20 pm
tes tes… ini kluarnya apaan ya?? tes browser doank,,,
December 19th, 2009 at 3:53 pm
Wuih… keren nih puisinya. Bisa banyak sisi diintepretasikan. Tapi pengen tahu juga makna di balik puisi ini.
December 24th, 2009 at 6:58 pm
Satuju dengan mas adham… Kunaon gie teu ngepost ttg mac deui?…