Tempat Ibadah Semua Agama

Ini gedung apa ya?

Itu Mesjid? Gereja? Sinagog? Yap, semua benar 😀

Gedung diatas tersebut adalah “Kuil semua agama“, dalam bahasa Inggris disebut juga dengan Temple of All Religions, atau dalam bahasa Rusia disebut dengan Храм всех религии.

Terletak di pinggiran kota Kazan, Russia, bangunan ini memiliki arsitektur unik yaitu menggabungkan semua unsur agama dalam satu gedung. Gedung ini berdiri di tanah yang tidak terlalu luas, diatasnya terdapat berbagai macam kubah, ada menara dengan simbol bulan bintang untuk agama Islam, menara salib untuk agama Kristen, bintang David, dan 12 kubah lainnya merepresentasikan beberapa agama, tentu saja tidak pernah ada seremoni agama di gedung ini, gedung ini bukanlah tempat ibadah yang berfungsi selayaknya tempat ibadah, gedung ini hanyalah kreasi seni dari seorang seniman Ildar Khanov.

Ildar Khanov percaya bahwa semua agama adalah sama, maka dari itu kuil semua agama ini adalah cara beliau untuk membuktikannya, proyek kuil ini dimulai pada tahun 1992 dan belum selesai sampai sekarang, keinginan Khanov awalnya adalah menggabungkan unsur 16 agama di dunia(termasuk agama/kepercayaan yang sudah tidak ada penganutnya) dalam satu gedung, sayangnya Khanov tidak pernah melihat peresmian kuil ini karena beliau meninggal di tahun 2013.

Tentunya konsep unik ini tidak bisa diterima oleh beberapa orang, pasti ada yang menganggap ini kuil”ngawur”, penistaan agama, atau bentuk pluralisme agama. Itu terserah pembaca 😀

Singkat kata, saya datang ke kota Kazan di awal tahun 2017, dimana suhu mencapai -24C. Kuil ini sendiri tidak terletak di pusat kota, melainkan di pinggiran kota Kazan, hanya ada 2 bus umum yang melewati kuil ini, saya sendiri lebih memilih sewa taksi karena kesasar di udara ekstrem cukup berbahaya, perjalanan saya dari pusat kota ke kuil ini memakan waktu 1 jam dengan taksi.

Saat sampai di lokasi, hanya ada dua kesan yang terbesit dalam kepala saya yaitu

  1. Gedungnya kayak permen, jadi laper apalagi ditemani teh panas.
  2. Seandainya ada ormas radikal di negara ini, gedung ini pasti jadi pusat sasaran penistaan agama.

Oke, melangkah masuk gedung ini kita disuguhi oleh tembok bertuliskan “Pesan dari Bunda Teresa”, tentunya isinya seruan untuk menjadikan dunia damai.

Setelah itu, berjalan ke kanan menyusuri gedung ini, kita akan disuguhi oleh dinding bertuliskan lafadz Allah S.W.T dan Muhammad S.A.W, arsitektur bernuansa Islam mulai terasa di dinding ini, tentunya geser ke kanan, kita akan melihat patung Buddha yang diselimuti oleh salju, menandakan simbol agama Buddha.

Kembali berjalan ke samping gedung, saya dapat melihat keindahan arsitektur dari gedung ini, terutama pada kubah-kubahnya, dan di samping kanan gedung ini terdapat hiasan kaca yang berwarna warni.

Lalu saya terus berjalan hingga menuju belakang gedung tersebut, dan saya melihat banyak renovasi dalam kuil ini menandakan gedung ini belum selesai. Ada yang menarik, saat saya melihat tembok yang mengitari gedung ini, terdapat simbol 25 Nabi dan Rasul, tentunya dalam bahasa Rusia, tentunya saya mengitari dari simbol Nabi Muhammad S.A.W, Nabi Zakaria A.S, dan seterusnya hingga saya saya pikir akan berakhir di ujung tembok dengan simbol Nabi Adam A.S, ternyata tidak setelah itu terdapat simbol Christ the Pantocrator, beberapa simbol Orthodox, Bunda Maria hingga Yesus Kristus, semua dalam satu tembok 🙂

Dan yang lebih unik lagi, saat saya mengitari tembok tersebut, dibaliknya terdapat dua patung singa, yang mirip seperti di Mesir(?)

Dan saat saya kembali ke depan kuil ini, saya baru menyadari bahwa terdapat 16 simbol agama dalam tembok yang ada di depan kuil tersebut, sayangnya disaat seperti ini , iPhone saya mendadak mati dan tidak bisa dihidupkan karena cuaca terlalu dingin, sehingga tidak bisa saya foto semuanya 🙁

Tidak berapa lama setelah ponsel saya pingsan karena kedinginan, saya mulai merasa udara dingin memasuki ujung kaki, muka terasa beku, bahkan sulit untuk berbicara, dan sialnya tidak ada tempat untuk menghangatkan diri, kuil ini sendiri tidak dibuka untuk umum, jadi saya tidak berhasil masuk, dan tidak tahu seperti apa didalamnya.

Sebelum pulang, saya menyempatkan diri untuk merekam keindahan kuil ini menggunakan Action Cam, dan tentunya kalian bisa lihat videonya di bawah ini, dan mohon maaf kalau editingnya sangat sederhana, karena netbook murahan saya tidak mampu mengelola video HD 😛

Buat kalian yang ingin mengunjungi kuil ini, berikut alamat, beserta koordinatnya

Temple of All Religions

Staroye Arakchino, Kazan

55°48′2″N48°58′30″E

Untuk transportasi publik bisa menggunakan bus nomor 2 dan 45.

2 thoughts on “Tempat Ibadah Semua Agama”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *