Blokir sana, blokir sini

Media sosial macam Twitter dan Facebook merupakan alat bantu bagi saya untuk dapat mengetahui trend ataupun isu apa yang sedang naik daun di Indonesia, dan kebetulan yang sedang di bahas belakangan ini adalah urusan pemblokiran situs tertentu yang dianggap terkait dengan radikalisme.

Seperti biasa banyak pengguna sosial media menanggapi hal ini, sampai-sampai ada yang sempat bilang bahwa pemerintah anti islam 😀 awalnya saya menahan diri untuk tidak berkomentar apapun tentang ini, tapi akhirnya bablas ikut komentar juga deh 🙂

Saya secara pribadi berpendapat bahwa tidak ada gunanya melakukan pemblokiran, mau situs islam dengan alasan radikalisme(?) atau  situs porno dengan alasan merusak moral (?), mungkin nanti akan ada pemblokiran untuk situs yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia, misalnya? 🙂

Lagipula, untuk melewati pemblokiran itu bukan cara yang susah, ada banyak proxy untuk melewati pemblokiran di Indonesia, di Internet bertebaran cara untuk melakukan itu.

Saya melihat list situs-situs yang di blokir kominfo, beberapa diantaranya yang saya tau pernah menyebar berita kebencian terhadap pemerintah saat ini, tapi apa itu pantas di blokir? Tidak, toh  saya juga tidak terpengaruh terhadap tulisan yang ada di situs-situs tersebut.

Solusi menurut saya tentunya pendidikan terhadap akses Internet dan perbanyak konten positif jauh lebih baik daripada blokir-memblokir ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *