Category Archives: Diary

Крещение

Крещение
Gambar diambil dari http://sehmet.ru/zagovory-obryady-ritualy-na-kreshhenie/

Крещение (Kresheniye) dalam bahasa Indonesia bisa diartikan pembaptisan atau mensucikan diri dengan cara berendam di sungai pada musim dingin, ritual ini merupakan tradisi kristen ortodoks. di Rusia,  tradisi ini dilaksanakan pada tanggal 19 – 21 Januari setiap tahun, itu berarti saat negara ini sedang memasuki musim dingin.

Bagi saya sendiri tidak ada yang istimewa dengan ritual ini selain keberanian orang berendam di sungai dengan suhu air berkisar antara -5°C sampai -25°C.

Hanya saja, secara mendadak dosen saya mengajak saya dan Fris untuk melihat langsung tradisi ini, tentunya tawaran ini sulit untuk saya tolak 😀 .

Sekitar pukul 4 sore kami di jemput di sekitar Teater kota Penza, kami di bawa sampai ke pinggiran kota Penza, dan melihat sungai yang tentunya sudah membeku, disana ada beberapa orang mulai ‘mengantri’ untuk melakukan ritual ini. Dan saya cukup kagum (dan kaget) melihat mulai dari orang tua hingga anak-anak asik bermain dengan air yang saat itu bersuhu -15°C.

Ilustrasi, gambar di ambil dari http://drugoi.livejournal.com/3806500.html

Saya pun sempat diajak untuk ikut masuk ke air, sayangnya karena mereka mengajak saya secara mendadak, maka saya tidak membawa persiapan, seperti baju ganti dan lain-lain.

Lalu bagaimana tata cara melakukan ritual ini? Itulah pertanyaan yang saya ajukan ke dosen yang mengajak saya, ternyata tidak terlalu rumit, walau mungkin diperlukan niat yang tulus, mental yang kuat, dan fisik yang sehat tentunya.

Dia menjelaskan, pertama-tama harus berdoa sebelum masuk ke air, lalu secara perlahan masuk ke air, sambil terus memanjatkan doa, lalu masukkan kepala ke air secara tiga kali berturut turut, dan kembali ke atas air, sudah 😀

Saya pikir bakalan lama di air ternyata cuma 5-10 menit :p

Lalu bagaimana perasaan mereka setelah melakukan ritual ini? Mereka berkata, saat di dalam air, mereka merasakan kehangatan dan setelah itu merasa badan lebih segar. (meskipun aneh, tapi itulah mereka dengan kepercayaannya yang seperti itu).

PS: Sialnya, undangan menghadiri ritual ini dadakan, sehingga saya tidak sempat membawa perlengkapan, dan dokumentasi yang berhasil saya ambil hanyalah foto yang diambil dari kamera dosen saya. 🙁

спутник
Akhirnya bisa ambil foto, walaupun sudah tidak ada orang

Jalan-Jalan Bareng XL Network Rally + Road to Pesta Blogger 2010

Akhirnya ditengah rutinitas saya yang cukup padat, akhirnya saya menyempatkan diri untuk jalan-jalan juga, tepatnya ke Semarang dalam acara Roadshow Pesta Blogger+ 2010 dan XL Network Rally.

Apa itu program XL Network Rally? Program itu adalah program dimana kita sebagai pengguna Internet Broadband diberikan kesempatan untuk melakukan ujicoba jaringan XL di sepanjang jalur dari Bandung sampai ke Semarang. Tidak hanya peserta dari Bandung yang akan ke Semarang, tapi juga dari Jakarta, Depok, Jogjakarta, Surabaya, Depok, dan beberapa kota lainnya.

Tim dari Bandung sendiri terdiri dari 5 orang, Saya, Adham, Rizal, Wardhiani, dan Wira. Ditambah bonus yang nebeng panitia dari tim Pesta Blogger Mas Setiawan dan satu orang supir(lupa namanya yang jelas bukan #pakudin 😛 )

Continue reading Jalan-Jalan Bareng XL Network Rally + Road to Pesta Blogger 2010

Boneka Horta

Well, tampaknya saya sudah sekian lama jarang update blog, ini tentu saja dikarenakan saya sekarang sudah mulai sibuk dengan urusan kuliah, pekerjaan, dan lain-lain dimana ketiga aktifitas tersebut membuat saya jarang sekali berhubungan dengan dunia maya. Oke, kalau begitu, mari kita isi kembali blog yang sudah hampir usang ini. Oia, kali ini saya akan mencoba menulis dengan bahasa yang santai saja 😀

Oke, back to the blog..

Hari ini akhirnya saya menyempatkan diri untuk bolos kuliah meliburkan diri. Kali ini saya menyempatkan diri untuk mengunjungi keluarga saya di Parung, Bogor… Dan akhirnya di kota hujan tersebut saya menghabiskan liburan saya bersama ___. Ya, Jalan-jalan keliling kota Bogor tentunya cukup mengasyikan, walau ternyata sebel juga saya dengan angkot yang berseliweran disana. Hingga Akhirnya saya kepikiran untuk membeli sebuah Boneka Horta untuk hiasan baik di rumah maupun meja kerja saya.

Sebelumnya? Apa itu Boneka Horta, sebenarnya boneka Horta itu adalah sebuah media tanaman, hanya saja dalam bentuk boneka, biasanya media tanaman tersebut disimpan di bagian kepala boneka, jadi saat tanaman tersebut tumbuh, dia akan menyerupai seperti rambut kepala yang “hidup”. Boneka ini sebenarnya cocok sekali untuk melatih anak-anak dalam merawat tumbuhan.

Singkat waktu akhirnya saya dengan ___, berangkat ke kawasan Kampus Dalam IPB, Dramaga, Bogor untuk hunting boneka horta tersebut, memang cukup jauh tempatnya dari kawasan Baranang Siang.

Akhirnya setelah sampai ke tempat tersebut, kami memilih-milih boneka sesuai dengan selera, sayangnya di tempat tersebut banyak boneka yang tidak ready, sehingga harus memesan terlebih dahulu, ya, banyak sekali bentuk boneka yang saya inginkan tidak tersedia, celakanya lagi saya ini orangnya tidak sabaran kalau menunggu, ya, sudahlah, Akhirnya saya membeli yang gambar kodok, sapi, panda, dan kura-kura. Lalu bentuknya seperti apa?Ya, ntar deh fotonya menyusul, belum sempat difoto 😀

Saya sendiri belum yakin apakah saya bisa merawat boneka ini, mengingat dulu saya sendiri senang memelihara tanaman kaktus, tapi apadaya, berkali-kali beli tapi mati terus 🙁

Ya, mudah-mudahan saya bisa mencoba untuk merawat tanaman ini..

Btw, Thanks buat ____ yang sudah mengingatkan saya untuk menyuruh beli boneka ini 🙂

Dan nanti saya akan coba review lagi jika tanaman dalam boneka tersebut sudah tumbuh 🙂

19 Tahun

Tadinya saya mau banyak menulis tentang “Akhir dari masa remaja” tapi entah mengapa, blog saya tidak bisa diakses dari koneksi Internet kampus maupun via Broadband Wireless saya, dan hanya bisa diakses via ponsel, tentunya dengan tampilan “Edisi musafir”. So, daripada gak ngeblog, lebih baik menulis di ponsel saja *tentunya sangat tidak nyaman* 🙁

Alhamdulillah, akhirnya saya menginjak umur 19, dimana umur tersebut adalah akhir dari masa remaja saya, karena kedepannya saya harus bisa lebih dewasa lagi. Insya Allah saya akan berusaha untuk menjadi yang lebih baik lagi 🙂
Thanks untuk sahabatku, Ahmad Fauzi Ridwan, Yunita Budipalupi, Fris Ardelia, dan teman-teman lainnya atas doa dari kalian semua 🙂

2010

Singkat kata, semoga di tahun ini memberikan keselamatan dan keberuntungan bagi kita semua. 🙂
Anggie Sukarno
Jakarta,1 Januari 2010
Via ponsel pinjaman yang batrenya udah low.

Apakah aku perlu menyatakan diri kembali sebagai manusia agar aku dapat diperlakukan sebagai manusia yang sesungguhnya

Aku yang diparkir di antara tangan-tangan penguasa tak berbelas kasih

Aku tak punya kekuatan untuk menghancurkan kesombongan itu secepatnya

Aku tertindas dalam senyum palsu para pencari kekayaan di antara bangunan kemiskinan yang menjulang tinggi

Aku yang tak ternah diangap hidup dalam dunia ini

Aku yang terpaksa harus mengais di antara tumpukan kekayaan yang tak tersebar merata

Aku yang tak memihak, pikakku hanyalah ketertindasan

Aku yang ditunggangi, aku ditunggangi oleh penderitaan orang-orang sekitarku

Aku yang kata mereka bukan manusia

Aku bukan bagian dari mereka,, Mereka!

Itu kata mereka …

Aku perlu berkata kepada mereka bahwa aku ini manusia

Harus secepatnya aku katakan

Aku tak mau dipinggirkan terus – menerus

Apakah karena kulitku yang tak sama dengan mereka

Apakah karena rambutku yang memang dilecehkan mereka

Apakah karena tubuhku yang tak lengkap

Apakah karena wajahku yang tak sesuai dengan keinginan mereka

Seolah mereka sudah memesan kepada Tuhan sebelum lahirnya mereka

Hingga mereka dapatkan diri mereka dalam kesombongan

Hanya merekalah yang baik

Tak ada yang boleh membantah itu

Waktunya dan saatnya

Akan kukatakan dengan wajahku yang suram ini, kepada sang fana

AKU INI MANUSIA..!!

Wasting Time

Teringat tulisan saya satu tahun yang lalu, tahun kemarin rasanya banyak sekali kegiatan yang bisa saya kerjakan, tapi rasanya tahun sekarang saya menjadi semakin unproductive. Kalau ditanya mengapa, jawabannya pasti tidak jauh dari kata “Malas” dengan embel-embel berjuta alasan, hehe.. Mungkin ini beberapa kegiatan yang saya kerjakan disaat bulan puasa.

  • Mengerjakan tugas, setelah kuliah ternyata tugas masih sangat banyak, dan lagi tugasnya berupa tulisan yang ditulis dalam kertas folio bergaris, jauh berbeda dengan tugas saat masih SMK, dimana tugas tinggal copy paste ketik dan kirim via e-mail, yang dipermasalahkan bagi saya bukan tingkat kesulitan tugasnya, tapi saya agak kurang nyaman kalau harus menulis 4 lembar halaman folio bergaris, dan ini saatnya harus mulai membiasakan diri untuk lebih banyak menulis 🙂
  • Browsing, tapi tidak browsing ga jelas, di bulan puasa ini, banyak waktu luang untuk browsing cari bahan untuk kuliah, dan alhamdulillah saya bisa terkoneksi dimana saja, ada banyak hotspot bertebaran di Bandung, kalau tidak ada saya masih bisa terkoneksi via Broadband selama ada sinyal GSM/UMTS :p , dan saya sendiri juga harus mulai membiasakan untuk mengurangi akses Facebook, plurk dan situs social networking yang lainnya. 🙂
  • Chatting, tentunya seharian bertemu dengan huruf cryllic membuat stress juga 😀 chatting merupakan solusi untuk menghilangkan efek stress, walau ujung-ujungnya saya harus sering invisible agar tidak di “buzz” oleh dosen :p
  • Baca Al-Quran, berhubung sekarang sedang momen bulan ramadhan, tentunya perbanyak ibadah 😀 Membaca Al-Quran adalah solusi yang cukup baik 😉
  • Diskusi mengenai islam, ini merupakan hal yang menarik, saya dan kawan-kawan bisa membahas tentang agama islam, sekedar mengisi waktu luang dan menunggu buka puasa 😀

Mungkin hanya ini beberapa kegiatan saya selama bulan ramadham 🙂

1 + 6 + 3 + 3

Setelah sekian lama tidak update blog, akhirnya saya mencoba untuk meluangkan waktu untuk menulis kembali. Sebenarnya banyak sekali kabar yang ingin saya tuangkan di blog ini, hanya saja dikarenakan situs blog saya sempat di suspend dengan alasan yang tidak jelas, akhirnya saya tidak bisa menulis selama beberapa minggu(bahkan bulan).

—–

Setelah hampir 12++ tahun saya berada di bangku sekolah, dimulai dari pendidikan TK selama kurang lebih 1 tahun, dilanjutkan dengan SD selama 6 tahun, SMP 3 tahun, dan SMA SMK selama 3 tahun. Dan sekarang saya sudah menyelesaikan 4 tahap pendidikan tersebut dengan hasil yang Alhamdulilah cukup memuaskan.

Memang, banyak sekali perdebatan antara saya dengan orangtua ketika saya hendak memilih sekolah, baik itu SD, SMP, dan SMA SMK, saya juga bukan seseorang yang terlalu pintar, saya cukup mengakui, saya pernah gagal masuk SMP favorit dan akhirnya terdampar di SMP yang cukup pinggiran, tapi apa daya, mungkin hanya kemampuan otak saya yang hanya cukup untuk masuk ke SMP itu, dan Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan tepat 3 tahun pendidikan tersebut dengan hasil yang cukup memuaskan.

Saat akan masuk  SMA, kembali lagi terjadi perdebatan antara saya dengan orangua ketika saat itu saya ingin masuk SMK Teknik Informatika, sedangkan orangtua saya masih bersikeras ingin memasukan saya ke jenjang Sekolah Menengah Atas, akhirnya orangtua saya mengalah, dan mengikuti pertimbangan saya, untuk masuk SMK, tentunya saya harus memiliki tanggung jawab secara penuh untuk masuk ke sekolah ini karena memang ini adalah pilihan saya sendiri, walau ternyata terasa berat, saya masih terus berusaha, dan kembali Allah pun memberikan yang terbaik untuk saya, saya lulus dengan hasil yang cukup baik, bahkan bisa dibilang sangat baik 🙂

Masa sekolah telah saya lewati, dan saat itu juga saya pertimbangkan untuk meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, entah kenapa tidak ada alasan tapi saya sangat yakin untuk kuliah ke jurusan yang tidak sesuai dengan pendidikan SMK saya, masalah itu kembali memancing perdebatan dengan orangtua saya, bahkan dengan beberapa anggota keluarga saya, beberapa masukan dari mereka ternyata malah membuat saya lebih yakin untuk lebih memilih jurusan yang kelak akan saya ambil nanti.

Ya, itu keputusan saya, dan saya harus lebih bertanggung jawab terhadap keputusan yang saya buat sendiri. Saya harap saya kembali bisa memberikan hasil yang terbaik.

Bismillahirrahmanirrahim  🙂